kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

BPK Temukan Kelemahan pada Sistem Informasi Direktorat Jenderal Pajak


Rabu, 17 Desember 2025 / 13:43 WIB
BPK Temukan Kelemahan pada Sistem Informasi Direktorat Jenderal Pajak
ILUSTRASI. BPK menemukan adanya kelemahan pada Sistem Informasi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang berpotensi menahan realisasi penerimaan pajak hingga Rp 6,21 triliun.(KONTAN/Fransiskus Simbolon)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan adanya kelemahan pada Sistem Informasi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang berpotensi menahan realisasi penerimaan pajak hingga Rp 6,21 triliun.

Dalam laporan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan (IHPS) Semester I-2025, BPK menyebutkan sistem DJP saat ini belum mampu mendeteksi perbedaan data antara penyetoran Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) dengan data pelaporan yang disampaikan oleh wajib pajak (WP) dan wajib pungut.

Akibatnya, potensi penerimaan PPN sebesar Rp 6,12 triliun dan PPh Rp 85,13 miliar tidak bisa segera direalisasikan.

Baca Juga: Restitusi PPN Batubara Meningkat, BPK Minta Purbaya Evaluasi Aturan

“Sistem Informasi DJP tidak dapat mendeteksi secara langsung perbedaan data penyetoran PPN dan PPh dengan data pelaporan wajib pajak dan wajib pungut,” tulis BPK dalam laporannya, dikutip Rabu (17/12/2025).

BPK merekomendasikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, selaku wakil pemerintah, untuk melakukan evaluasi dan perbaikan pengelolaan sistem pengendalian.

Tujuannya agar sistem informasi di DJP dapat mendeteksi perbedaan data penyetoran pajak dengan laporan WP dan wajib pungut, sekaligus menindaklanjuti temuan tersebut secara efektif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×