kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -12.000   -0,46%
  • USD/IDR 18.110   14,00   0,08%
  • IDX 6.080   -50,34   -0,82%
  • KOMPAS100 795   -4,62   -0,58%
  • LQ45 606   -2,06   -0,34%
  • ISSI 210   -1,84   -0,87%
  • IDX30 341   -0,68   -0,20%
  • IDXHIDIV20 423   -0,09   -0,02%
  • IDX80 91   -0,42   -0,46%
  • IDXV30 116   -0,32   -0,28%
  • IDXQ30 109   -0,09   -0,08%

Bos BGN Beberkan Alasan SPPG Tak Boleh Pakai Barang Subsidi


Rabu, 29 Juli 2026 / 11:03 WIB
Bos BGN Beberkan Alasan SPPG Tak Boleh Pakai Barang Subsidi
ILUSTRASI. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono dalam konferensi pers di kantor BGN, Rabu (22/7/2026). (KONTAN/HERVIN JUMAR)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak boleh menggunakan barang subsidi mulai dari gas melon hingga beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). 

Sudaryono menegaskan bahwa barang subsidi dimaksudkan untuk bantuan sosial yang hanya diperdagangankan kepada orang-orang yang membutuhkan. Selain itu, seluruh barang ini juga sengaja diproduksi secara terbatas. 

"Barang subsidi itu kan memang jumlahnya sangat terbatas, jadi memang tidak untuk termasuk yang bukan bantuan sosial," kata Sudaryono dijumpai di Kantor Kementerian Pertanian, Selasa Malam (28/7/2026). 

Lebih lanjut, Sudaryono juga menjelaskan anggaran MBG memang disesuaikan dengan kebutuhan barang non subsidi. 

Baca Juga: Kepala BGN Minta Petugas SPPG Jaga Kualitas Pangan MBG

Sehingga, BGN memastikan anggaran Rp 13.000/porsi untuk MBG dipastikan cukup. 

"Itu cukup sudah diperhitungkan. Misalnya minyak goreng itu kan sebenernya bukan bahan pokoknya, tapi katalisator. Jadi kebutuhannya memang tidak sebesar ayam, telur, sayur gitu," tegasnya. 

Di sisi lain, Sudaryono juga memastikan bahwa arahan tak memakai barang subsidi ini tidak akan berdampak pada kualitas MBG. 

Menurutnya, BGN akan lebih melibatkan banyak pihak termasuk orang untuk memantau seluruh MBG yang diberikan memiliki kandungan gizi yang baik. 

"Kalau ada menu yang tidak pantas bisa dilaporkan. Kita mau ada transparansi. Jadi semua orang boleh memantau, tidak ada eksklusifitas agar bisa dipertanggungjawabkan," urainya. 

Baca Juga: BGN Melarang Dapur MBG Gunakan MinyaKita, LPG 3 Kg dan Beras SPHP

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×