kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.803.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.735   -4,00   -0,02%
  • IDX 6.178   16,37   0,27%
  • KOMPAS100 816   2,96   0,36%
  • LQ45 626   5,86   0,95%
  • ISSI 217   -1,26   -0,58%
  • IDX30 359   4,27   1,20%
  • IDXHIDIV20 443   5,78   1,32%
  • IDX80 94   0,46   0,49%
  • IDXV30 122   0,89   0,73%
  • IDXQ30 116   1,37   1,19%

Boediono kembali mendapat doktor kehormatan


Rabu, 13 Februari 2013 / 10:04 WIB
ILUSTRASI. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,86% dan ditutup di level 6.288,05 pada perdagangan Selasa (5/10).


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Wakil Presiden Boediono kembali mendapatkan gelar doktor kehormatan atau doktor honoris causa. Kali ini diberikan di bidang hukum dari Monash University, Australia.

Penganugerahan gelar itu dilaksanakan langsung di Istana Wakil Presiden RI di jalan Medan Merdeka Selatan, pada hari ini, Rabu (13/2).

Berdasarkan informasi dari humas istana, wakil presiden akan mendapatkan gelar doktor honoris causa pada pukul 15.00 WIB.

Tekait pemberian gelar doktor honoris ini, humas wakil presiden akan memberikan keterangan setelah acara pemberian gelar bergengsi tersebut.

Sebelumnya, pada tahun 2011 Boediono juga menerima gelar doktor honoris causa dari University of Western Australia, sebagai salah satu alumninya.

Boediono dianggap berjasa dalam bidang pengabdian masyarakat melalui karirnya selama di pemerintahan.

Boediono kuliah di Universitas Western setelah mendapat beasiswa Colombo Plan tahun 1963. Ia meninggalkan bangku Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah mada (UGM) pada tingkat pertama dan memilih terbang ke Australia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×