kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.825   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

BNPB Kirim 101,5 Ton Logistik untuk Korban Gempa NTT dalam 3 Hari


Senin, 17 Agustus 2026 / 23:05 WIB
BNPB Kirim 101,5 Ton Logistik untuk Korban Gempa NTT dalam 3 Hari
ILUSTRASI. BNPB mempercepat distribusi bantuan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di NTT dengan mengirimkan 101.494 kg atau sekitar 101,5 ton logistik (via REUTERS/BASARNAS)


Reporter: Hervin Jumar | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempercepat distribusi bantuan untuk masyarakat terdampak gempa bumi magnitudo (M) 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam tiga hari masa tanggap darurat, pemerintah telah mengirimkan 101.494 kilogram atau sekitar 101,5 ton logistik melalui jalur udara.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan distribusi bantuan dilakukan sejak 15 hingga 17 Agustus 2026 melalui Pos Pendukung Logistik Nasional Halim Perdanakusuma.

Dalam periode tersebut, tercatat tujuh sortie penerbangan dengan dukungan dua pesawat A-400M Atlas dan empat pesawat C-130 Hercules. Bantuan dikirim ke sejumlah wilayah terdampak melalui Labuan Bajo dan Maumere.

Baca Juga: Pemulihan Listrik Pascagempa NTT Capai 99,4%, Telekomunikasi Terus Dikebut

"Melalui jalur udara, distribusi dilakukan dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Labuan Bajo dan Maumere. Sementara itu, distribusi melalui jalur laut dilakukan dari Pelabuhan Tanjung Priok menggunakan KRI menuju sejumlah pelabuhan di NTT," ujar Berton dalam keterangan pers, Senin (17/8/2026).

Khusus pada Senin (17/8/2026), sebanyak tiga penerbangan diberangkatkan dengan total muatan mencapai 40.567 kg.

Penerbangan pertama menggunakan Hercules A-1328 dengan rute Halim Perdanakusuma-Labuan Bajo-Halim Perdanakusuma. Pesawat tersebut membawa 13.504 kg logistik yang terdiri dari 3.019 kg paket sembako dari Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres) dan dua unit tenda rumah sakit lapangan seberat 10.485 kg dari Pusat Krisis Kesehatan.

Penerbangan kedua menggunakan Hercules A-1344 dengan rute Halim Perdanakusuma-Maumere-Halim Perdanakusuma. Pesawat tersebut membawa 13.563 kg logistik, mayoritas berupa 13.500 kg paket sembako dalam 2.454 koli dari Setmilpres.

Sementara itu, BNPB mengirimkan 200 potong kaos dan Kementerian Pertahanan menyumbangkan 15 kg obat-obatan untuk mendukung kebutuhan kesehatan darurat.

Penerbangan ketiga menggunakan Hercules A-1339 dengan rute Halim Perdanakusuma-Labuan Bajo-Halim Perdanakusuma. Bantuan yang dibawa mencapai 13.500 kg, terdiri dari 13.100 kg paket sembako dari Setmilpres dan 400 kg kornet kaleng dari Rumah Zakat.

Baca Juga: Lembaga Demografi FEB UI: Bonus Demografi Baru Jadi Modal, Bukan Bonus Ekonomi

Selain jalur udara, distribusi bantuan dilakukan melalui jalur laut menggunakan KRI dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju sejumlah pelabuhan di NTT, antara lain Pelabuhan Laurentius di Maumere, Pelabuhan Soekarno-Hatta di Ende dan Pelabuhan Reo di Manggarai.

Berton mengatakan, Posko Bantuan NTT di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma berfungsi sebagai pusat kendali untuk menerima dan mengonsolidasikan bantuan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, lembaga kemanusiaan hingga pihak swasta.

Operasi distribusi tersebut didukung 710 personel gabungan yang bertugas menerima, mengonsolidasikan, memuat hingga memberangkatkan bantuan menuju wilayah terdampak.

BNPB mengimbau masyarakat dan mitra kemanusiaan yang ingin menyalurkan bantuan agar berkoordinasi dengan Koordinator Posko Halim. 

Koordinasi diperlukan agar bantuan yang dikirim sesuai kebutuhan masyarakat terdampak, baik dari sisi jenis, jumlah, waktu maupun moda transportasi.

Percepatan distribusi logistik dilakukan seiring penanganan dampak gempa M7,7 yang mengguncang wilayah Flores pada Sabtu (15/8/2026) dan menyebabkan korban jiwa serta kerusakan di sejumlah wilayah NTT.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×