kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.754.000   -31.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.853   30,00   0,17%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

BMKG: Jokowi aman dari asap saat ke Pekanbaru


Rabu, 23 September 2015 / 06:12 WIB


Sumber: Antara | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

PEKANBARU. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Pekanbaru, Provinsi Riau memprakirakan cuaca hari ini hingga beberapa hari kedepan hingga saat kedatangan Presiden Joko Widodo ke Kabupaten Kampar Provinsi Riau akan aman dari gangguan kabut asap kebakaran lahan.

"Hari ini hingga beberapa hari kedepan peluang hujan ada dengan intensitas ringan sampai sedang," kata Analis BMKG Stasiun Meteorologi Ardhitama kepada pers di Pekanbaru, Selasa (22/9).

Ardhitama mengatakan, sejauh ini menurut prakiraan, sebagian besar wilayah Riau termasuk Kampar dan Pekanbaru berpeluang terjadi hujan.

"Yang jelas cuaca kembali normal atau sudah mulai masuk musim hujan. Sebelumnya karena sempat diganggu bencana asap masuknya musim hujan sedikit telat," katanya.

Ia mengatakan, pagi ini di daratan seluruh kabupaten/kota di Riau telah nihil titik panas nihil (hotspot), dan potensi kebakaran lahan mulai rendah akibat hujan telah terjadi di sebagian besar wilayah Riau sejak beberapa hari terakhir.

"Kondisinya aman," katanya.

Ardhitama mengatakan lagi, bahwa untuk jarak pandang sebagian besar wilayah kabupaten/kota di Riau telah mulai kembali normal, khusus Pekanbaru bahkan sudah menembus 7 kilometer.

"Kemungkinan akan aman sampai kedatangan presiden tanggal 25 September nanti," katanya.

Presiden Joko Widodo berencana datang ke Riau untuk meninjau upaya penanganan pencegahan kebakaran lahan di Kabupaten Kampar.

Selain itu, dilaporkan Presiden Jokowi juga akan membagikan sebanyak 700 "Kartu Jitu" yang terdiri dari Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan bertemu dengan ribuan warga kurang mampu di Kampar.

Bupati Kampar Jefry Noer juga telah berkoordinasi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman berkaitan rencana kedatangan presiden itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×