kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.971   60,00   0,33%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

PFII Bakal Berkantor di Gedung Danareksa Jakarta Selama Masa Transisi


Kamis, 23 Juli 2026 / 18:38 WIB
Diperbarui Kamis, 23 Juli 2026 / 18:44 WIB
PFII Bakal Berkantor di Gedung Danareksa Jakarta Selama Masa Transisi
ILUSTRASI. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani di Jakarta, Kamis (23/4/2026). (KONTAN/Nurtiandriyani Simamora )


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pemerintah mulai menyiapkan operasional awal Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) setelah Undang-Undang (UU) PFII resmi disahkan.

Selama masa transisi sebelum kawasan utama di Bali beroperasi, PFII akan berkantor sementara di Gedung Danareksa, Jakarta.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan, Gedung Danareksa akan dimanfaatkan sebagai kantor sementara PFII selama masa persiapan sekitar dua hingga tiga tahun.

"Gedung kebetulan kalau di Jakarta kita akan mempergunakan salah satu gedung kita, kebetulan itu Gedung Danareksa. Itu adalah gedung baru juga yang rencananya akan kita pergunakan pada saat kita set-up financial center di Jakarta dulu," ujar Rosan kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (23/7/2026). 

Baca Juga: Rosan Sebut PFII Masuk Masa Transisi 2–3 Tahun, Operasional Awal Berpusat di Jakarta

Rosan menjelaskan, operasional sementara di Jakarta merupakan bagian dari tahapan implementasi UU PFII yang telah disetujui DPR. Presiden, kata dia, juga telah menginstruksikan agar pembentukan pusat keuangan internasional tersebut segera ditindaklanjuti.

Meski demikian, lokasi PFII tetap akan dikembangkan di Bali. Menurut Rosan, pemerintah membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga tahun untuk menyiapkan kawasan tersebut agar memenuhi standar sebagai pusat keuangan internasional.

"Memang rencananya akan dibuat di Bali. Tapi perlu ada persiapan selama dua atau tiga tahun sampai itu menjadi satu financial center yang bertaraf internasional," katanya.

Selama masa transisi tersebut, pemerintah akan memanfaatkan Jakarta sebagai lokasi operasional awal sembari menyelesaikan berbagai persiapan kelembagaan dan infrastruktur di Bali.

"Di masa transisi ini, dalam dua sampai tiga tahun ke depan, akan dibuat dulu di Jakarta selama masa transisi sebelum nanti lebih dikembangkan di sana (Bali)," ujarnya.

Baca Juga: PFII Tak Langsung di Bali, Rosan Sebut Jakarta Jadi Lokasi Transisi

Rosan menambahkan, pemerintah juga tengah menyiapkan sejumlah aspek kelembagaan, mulai dari penunjukan pimpinan kawasan hingga pembentukan perangkat organisasi yang akan mengelola PFII.

Persiapan tersebut, lanjutnya, dilakukan agar ketika kawasan utama mulai beroperasi, seluruh sistem tata kelola telah siap mendukung aktivitas pusat keuangan internasional.

Di sisi lain, Rosan mengaku optimistis terhadap prospek PFII. Beberapa hari lalu ia bertemu dengan sekitar 11 calon investor, termasuk pengelola family office yang menunjukkan ketertarikan terhadap rencana pembentukan pusat keuangan internasional di Indonesia.

"Saya bertemu dengan 11 investor dari family office dan lainnya. Responsnya sangat-sangat positif mengenai keberadaan financial center yang akan ada di Indonesia ini," katanya.

Terkait peran Danantara, Rosan menjelaskan lembaga tersebut akan bertindak sebagai pengembang kawasan. Sementara operasional PFII nantinya akan dipimpin oleh kepala kawasan dan gubernur PFII yang akan ditunjuk pemerintah.

Baca Juga: Label Nutri-Level Belum Wajib, Pemerintah Beri Masa Transisi 2 Tahun

"Danantara sebagai pengembang kawasan. Nanti financial center itu sendiri akan dipimpin oleh kepala kawasan dan gubernurnya yang akan menyiapkan seluruh perangkat yang dibutuhkan agar financial center itu bisa berfungsi dengan baik dan benar," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×