kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.976   129,00   0,72%
  • IDX 5.939   -256,45   -4,14%
  • KOMPAS100 788   -36,53   -4,43%
  • LQ45 595   -24,13   -3,90%
  • ISSI 206   -8,64   -4,03%
  • IDX30 338   -11,37   -3,25%
  • IDXHIDIV20 418   -9,94   -2,32%
  • IDX80 90   -4,11   -4,39%
  • IDXV30 114   -3,45   -2,94%
  • IDXQ30 109   -2,97   -2,64%

BKTB dilarang angkut penumpang sembarangan


Kamis, 13 Februari 2014 / 16:21 WIB
ILUSTRASI. Nasabah melakukan transaksi keuangan di slah satu bank swasta di Jakarta, Rabu (1/4). pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/01/04/2020.


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB) dipastikan akan beroperasi kembali mulai besok, setelah tiga hari tidak beroperasi karena aksi penolakan sopir KWK di Muara Angke. Hal itu dipastikan oleh Wakil Kepala Dinas Perhubungan Bunyamin Bukit.

Menurut Bunyamin, telah ada kesepakatan antara Dinas Perhubungan dan pihak Koperasi Wahana Kalpika (KWK) yang melakukan pertemuan pada Kamis ini. Pertemuan tersebut berlangsung di kantor pusat Dinas Perhubungan DKI Jakarta di Jati Baru, Tanah Abang.

"Betul akan mulai beroperasi besok. Setelah hasil dari rapat tadi," ujar Bunyamin saat dihubungi, Kamis (13/2).

Bunyamin mengatakan, KWK akhirnya rela BKTB beroperasi karena Dishub menjanjikan BKTB tidak akan mengangkut penumpang di sembarang tempat. Jadi, BKTB hanya akan mengangkut di 18 titik pemberhentian yang tersedia.

Jika nantinya pihak KWK masih menemukan masalah terkait BKTB di lapangan, mereka diperbolehkan melapor. Dari laporan tersebut akan dilakukan evaluasi dan rapat bersama lanjutan.

Kepala Operasional KWK Jakarta Utara Farid Effendi mengatakan puas dengan hasil rapat tersebut. Dia menyatakan, pihaknya tak ada niat melawan kebijakan pemerintah selama hal itu dibicarakan baik-baik.

Farid juga menjelaskan bahwa dalam rapat tersebut dibahas soal kemungkinan integrasi BKTB dengan KWK. Beberapa hal itu meliputi sopir KWK bekerja untuk BKTB, serta KWK bisa mendapatkan BKTB dengan menukarkan dua angkutannya. (Dian Fath Risalah El Anshari)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×