kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

BKPM: Kendala investasi Indonesia ada di daerah


Senin, 05 November 2012 / 20:29 WIB
ILUSTRASI. Manfaat belimbing untuk Kesehatan


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Kendala investasi di Indonesia tak lagi mengacu pada asumsi makro, melainkan pada iklim investasi di daerah, tempat tujuan investasi itu berada. Kendala ini investasi ini disampaikan oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Chatib Basri, di Jakarta Senin (5/11).

"Saya bertemu investor di London, tak ada lagi pertanyaan tentang asumsi makro. Potensi ekonomi cukup baik, rasio utang terhadap PDB kurang dari 24% dan pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 6,4%.,” kata Chatib.

Menurut Chatib, kendala investasi di Indonesia saat ini terkendala masalah kebijakan di daerah. Seperti; pembebasan lahan, pungutan, dan soal izin usaha yang prosesnya tidak mudah. Chatib juga bilang, masih ada investor yang mengadu ke pemerintah soal kewenangan pemerintah daerah.

Untuk itu, Chatib menekankan pentingnya koordinasi pemerintah daerah dengan pemerintah pusat. Pemda diminta lebih sering melakukan dialog terkait isu di daerahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×