kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

BKPM: Kendala investasi Indonesia ada di daerah


Senin, 05 November 2012 / 20:29 WIB
ILUSTRASI. Manfaat belimbing untuk Kesehatan


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Kendala investasi di Indonesia tak lagi mengacu pada asumsi makro, melainkan pada iklim investasi di daerah, tempat tujuan investasi itu berada. Kendala ini investasi ini disampaikan oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Chatib Basri, di Jakarta Senin (5/11).

"Saya bertemu investor di London, tak ada lagi pertanyaan tentang asumsi makro. Potensi ekonomi cukup baik, rasio utang terhadap PDB kurang dari 24% dan pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 6,4%.,” kata Chatib.

Menurut Chatib, kendala investasi di Indonesia saat ini terkendala masalah kebijakan di daerah. Seperti; pembebasan lahan, pungutan, dan soal izin usaha yang prosesnya tidak mudah. Chatib juga bilang, masih ada investor yang mengadu ke pemerintah soal kewenangan pemerintah daerah.

Untuk itu, Chatib menekankan pentingnya koordinasi pemerintah daerah dengan pemerintah pusat. Pemda diminta lebih sering melakukan dialog terkait isu di daerahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×