kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BI yakin surplus non-migas menguat di Februari


Senin, 03 Maret 2014 / 19:34 WIB
ILUSTRASI. 4 Rekomendasi Tempat Spa di Bali yang Punya Rating Tinggi.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat surplus neraca dagang non-migas pada Januari 2014 sebesar US$ 627,3 juta atau turun 49,31% dibanding periode yang sama tahun lalu. Bank Indonesia (BI) yakin, surplus neraca dagang non-migas ini akan naik di Februari dan Maret.

Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan surplus neraca non-migas akan naik karena ekspor manufaktur meningkat. "Secara total ekspor non-migas turun tapi kualitas neraca non-migas semakin membaik," ujar Perry yang dijumpai usai rapat kerja Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di Jakarta, Senin (3/3).

Kualitas neraca non-migas yang semakin membaik ini karena ekspor manufaktur yang meningkat. Melihat data, ekspor manufaktur alias industri pada Januari 2014 tercatat US$ 9,52 miliar atau berikan porsi 65,75% dari total ekspor non-migas.

Sebelumnya di Januari tahun lalu, ekspor industri berikan porsi 63,41% dengan nilai US$ 9,75 miliar. Menurut Perry, ekspor manufaktur akan meningkat lantaran ekonomi Amerika yang membaik. Produk manufaktur Indonesia banyak dikirim ke negeri Paman Sam tersebut. 

Di sisi lain, harga barang-barang manufaktur pun cukup baik. "Sehingga peningkatan ekspor manufaktur akan permanen," tandas Perry.

Sebagai informasi, ekspor non-migas Indonesia ke Amerika pada Januari 2014 naik 0,12% bila dibanding Desember 2013 menjadi US$ 1,29 miliar. Apabila dibanding Januari 2013, ekspor ke Amerika pada Januari 2014 tersebut naik 1,45%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×