kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

BI yakin surplus non-migas menguat di Februari


Senin, 03 Maret 2014 / 19:34 WIB
ILUSTRASI. 4 Rekomendasi Tempat Spa di Bali yang Punya Rating Tinggi.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat surplus neraca dagang non-migas pada Januari 2014 sebesar US$ 627,3 juta atau turun 49,31% dibanding periode yang sama tahun lalu. Bank Indonesia (BI) yakin, surplus neraca dagang non-migas ini akan naik di Februari dan Maret.

Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan surplus neraca non-migas akan naik karena ekspor manufaktur meningkat. "Secara total ekspor non-migas turun tapi kualitas neraca non-migas semakin membaik," ujar Perry yang dijumpai usai rapat kerja Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di Jakarta, Senin (3/3).

Kualitas neraca non-migas yang semakin membaik ini karena ekspor manufaktur yang meningkat. Melihat data, ekspor manufaktur alias industri pada Januari 2014 tercatat US$ 9,52 miliar atau berikan porsi 65,75% dari total ekspor non-migas.

Sebelumnya di Januari tahun lalu, ekspor industri berikan porsi 63,41% dengan nilai US$ 9,75 miliar. Menurut Perry, ekspor manufaktur akan meningkat lantaran ekonomi Amerika yang membaik. Produk manufaktur Indonesia banyak dikirim ke negeri Paman Sam tersebut. 

Di sisi lain, harga barang-barang manufaktur pun cukup baik. "Sehingga peningkatan ekspor manufaktur akan permanen," tandas Perry.

Sebagai informasi, ekspor non-migas Indonesia ke Amerika pada Januari 2014 naik 0,12% bila dibanding Desember 2013 menjadi US$ 1,29 miliar. Apabila dibanding Januari 2013, ekspor ke Amerika pada Januari 2014 tersebut naik 1,45%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×