kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

BI: Suku Bunga The Fed Mulai Turun di Semester II-2024


Selasa, 14 November 2023 / 05:45 WIB
BI: Suku Bunga The Fed Mulai Turun di Semester II-2024
ILUSTRASI. BI memperkirakan suku bunga acuan The Fed turun mulai semester II-2024


Reporter: Bidara Pink | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memperkirakan, suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (The Fed) baru akan turun pada tahun 2024 mendatang

Namun, Gubernur BI Perry Warjiyo menekankan, kemungkinan penurunan suku bunga The Fed baru akan terjadi pada semester II-2024 dengan total penurunan secara kumulatif sebesar 50 basis poin (bps).

Perry menjabarkan hitungannya. Pada tahun 2023, masih ada kemungkinan suku bunga The Fed akan naik sekali lagi menjadi 5,75%.

Baca Juga: Anggaran Kebijakan Membengkak, Anggaran BI 2024 Mungkin Defisit Rp 29,29 Triliun

Nah, "Pada tahun depan, kemungkinan Fed baru akan mulai turun di paruh kedua. Sehingga, suku bunga sekitar 5,25%," terang Perry di hadapan Komisi XI DPR RI, Senin (13/11).

Penurunan suku bunga acuan pada paruh kedua tahun depan, seiring dengan tingkat inflasi yang diyakini akan melandai pada periode yang sama.

Hanya saja, Perry mengingatkan masih ada kemungkinan bank-bank sentral dunia akan tetap terus melakukan pengetatan kebijakan moneter.

"Tetap ada negara maju yang berpotensi melakukan pengetatan kebijakan moneter yang lebih agresif," tandas Perry.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×