kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

BI Sudah Borong SBN Rp 268,36 Triliun Hingga 21 Oktober 2025


Rabu, 22 Oktober 2025 / 15:14 WIB
BI Sudah Borong SBN Rp 268,36 Triliun Hingga 21 Oktober 2025
ILUSTRASI. Bank Indonesia (BI) sudah melakukan pembelian surat berharga negara (SBN) sebesar Rp 268,36 triliun hingga 21 Oktober 2025. REUTERS/Darren Whiteside


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) sudah melakukan pembelian surat berharga negara (SBN) sebesar Rp 268,36 triliun hingga 21 Oktober 2025.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan, pembelian SBN ini sebagai bentuk sinergi erat antara kebijakan moneter dan kebijakan fiskal.

“Hingga 21 Oktober 2025 mencapai Rp268,36 triliun, termasuk pembelian di pasar sekunder dan program debt switching dengan Pemerintah sebesar Rp 199,45 triliun,” tutur Perry dalam konferensi pers, Rabu (22/10/2025).

Baca Juga: BI Sudah Borong SBN Rp 217,10 Triliun Hingga 16 September 2025

Perry menjelaskan, pembelian SBN di pasar sekunder dilakukan sesuai mekanisme pasar, terukur, transparan, dan konsisten dengan program moneter dalam menjaga stabilitas perekonomian sehingga dapat terus menjaga kredibilitas kebijakan moneter.

Sementara itu, kebijakan moneter juga didukung oleh kebijakan insentif likuiditas makroprudensial (KLM) dan akselerasi digitalisasi sistem pembayaran guna mendorong pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: Risiko Mengintai, BI Diminta Hati-Hati Borong SBN Pemerintah dan Burden Sharing

Untuk diketahui, untuk pelunasan utang hasil burden sharing yang jatuh tempo pada tahun ini, pemerintah dan BI akhirnya sepakat melakukan skema bilateral debt switching.

Mekanisme debt switching yang dilakukan adalah dengan pertukaran antara SBN yang jatuh tempo dan SBN regular, yang dapat diperdagangkan di pasar (tradeable) dengan menggunakan harga pasar yang berlaku sesuai mekanisme pasar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×