kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

BI Sudah Borong SBN Rp 111,54 Triliun per 21 April 2026 untuk Perkuat Rupiah


Rabu, 22 April 2026 / 16:23 WIB
BI Sudah Borong SBN Rp 111,54 Triliun per 21 April 2026 untuk Perkuat Rupiah
ILUSTRASI. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo - RDG BI (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Bank Indonesia (BI) terus memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah melalui berbagai instrumen kebijakan moneter, termasuk dengan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan, hingga 21 April 2026, bank sentral telah melakukan pembelian SBN sebesar Rp111,54 triliun sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasar keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

“Kebijakan moneter Bank Indonesia terus diperkuat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujar Perry dalam konferensi pers virtual, Rabu (22/4/2026).

Baca Juga: BI Catat Dana Asing Kabur US$1,7 Miliar pada Awal 2026

Ia merinci, dari total pembelian tersebut, sebesar Rp 56,53 triliun dilakukan melalui pasar sekunder. Langkah ini juga didukung dengan penguatan kebijakan transaksi di pasar valuta asing (valas).

Menurut Perry, pembelian SBN tersebut mencerminkan sinergi erat antara kebijakan moneter dan fiskal, sekaligus bertujuan menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan perbankan.

BI memastikan, pembelian SBN di pasar sekunder dilakukan sesuai mekanisme pasar, secara terukur, transparan, dan konsisten dengan arah kebijakan moneter.

Baca Juga: Prospek Ekonomi Global Memburuk: BI Ungkap Dampak Konflik Timur Tengah

Ke depan, bank sentral akan terus mengoptimalkan bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas perekonomian dan mempertahankan kredibilitas kebijakan moneter di tengah ketidakpastian global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×