kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

BI Sudah Borong SBN Rp 111,54 Triliun per 21 April 2026 untuk Perkuat Rupiah


Rabu, 22 April 2026 / 16:23 WIB
BI Sudah Borong SBN Rp 111,54 Triliun per 21 April 2026 untuk Perkuat Rupiah
ILUSTRASI. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo - RDG BI (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Bank Indonesia (BI) terus memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah melalui berbagai instrumen kebijakan moneter, termasuk dengan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan, hingga 21 April 2026, bank sentral telah melakukan pembelian SBN sebesar Rp111,54 triliun sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasar keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

“Kebijakan moneter Bank Indonesia terus diperkuat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujar Perry dalam konferensi pers virtual, Rabu (22/4/2026).

Baca Juga: BI Catat Dana Asing Kabur US$1,7 Miliar pada Awal 2026

Ia merinci, dari total pembelian tersebut, sebesar Rp 56,53 triliun dilakukan melalui pasar sekunder. Langkah ini juga didukung dengan penguatan kebijakan transaksi di pasar valuta asing (valas).

Menurut Perry, pembelian SBN tersebut mencerminkan sinergi erat antara kebijakan moneter dan fiskal, sekaligus bertujuan menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan perbankan.

BI memastikan, pembelian SBN di pasar sekunder dilakukan sesuai mekanisme pasar, secara terukur, transparan, dan konsisten dengan arah kebijakan moneter.

Baca Juga: Prospek Ekonomi Global Memburuk: BI Ungkap Dampak Konflik Timur Tengah

Ke depan, bank sentral akan terus mengoptimalkan bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas perekonomian dan mempertahankan kredibilitas kebijakan moneter di tengah ketidakpastian global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×