kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.888.000   -5.000   -0,17%
  • USD/IDR 17.151   -6,00   -0,03%
  • IDX 7.632   8,67   0,11%
  • KOMPAS100 1.055   -0,64   -0,06%
  • LQ45 760   0,17   0,02%
  • ISSI 278   0,18   0,06%
  • IDX30 405   1,28   0,32%
  • IDXHIDIV20 491   2,05   0,42%
  • IDX80 118   -0,07   -0,06%
  • IDXV30 139   0,57   0,41%
  • IDXQ30 130   0,58   0,45%

Pemerintah Siapkan Dana Rp 4,06 Triliun per Bulan untuk Program PBI BPJS Kesehatan


Kamis, 16 April 2026 / 09:26 WIB
Pemerintah Siapkan Dana Rp 4,06 Triliun per Bulan untuk Program PBI BPJS Kesehatan
ILUSTRASI. Menteri Sosial Gus Ipul (Tribunnews/Jeprima)


Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID- JAKARTA. Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkap, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 4,06 triliun per bulan untuk program Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan atau Jaminan Kesehatan (JK). 

Anggaran tersebut digunakan untuk program PBI BPJS Kesehatan yang memiliki jumlah peserta sebanyak 96,8 juta jiwa. 

"Nilai rupiahnya setiap bulan yang disetor Kementerian Kesehatan ke BPJS, Rp 4 triliun lebih per bulannya, dan selama setahun Rp 48 triliun lebih. Ini adalah alokasi untuk PBI JK," ujar Gus Ipul dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (15/4/2026), dikutip dari siaran Youtube TVR Parlemen. 

Baca Juga: Pemerintah Buka 35.476 Lowongan Kopdes Merah Putih, Lulusan D3-S1 Bisa Daftar

PBI BPJS Kesehatan sendiri adalah sebuah program bantuan dari pemerintah kepada masyarakat yang tidak mampu berupa Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) agar mereka tidak perlu mengeluarkan biaya berobat. 

Gus Ipul menyampaikan, hanya masyarakat yang masuk kategori desil 1 sampai 5 saja yang berhak menjadi peserta PBI BPJS Kesehatan.

2,1 Juta Peserta PBI BPJS Kesehatan Sudah Direaktivasi 

Dalam rapat itu, Gus Ipul juga menyampaikan bahwa sebanyak 2,1 juta peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan telah direaktivasi atau aktif kembali. 

Reaktivasi tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah dalam merespon penonaktifan 11 juta peserta PBI BPJS Kesehatan pada Februari 2026. 

"Pada awal tahun 2026 ini, dari 11 juta yang dinonaktifkan, sebagian telah direaktivasi, termasuk peserta dengan penyakit katastropik. Total yang sudah aktif kembali mencapai sekitar 2,1 juta peserta," ujar Gus Ipul. 

Dari 2,1 juta peserta PBI BPJS Kesehatan yang direaktivasi, 106.153 di antaranya merupakan peserta dengan penyakit katastropik. 

Lebih detail, ia menyampaikan bahwa 305.864 orang sudah kembali aktif sebagai peserta PBI JK. 

Selanjutnya, 1.418.456 masuk jenis peserta Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja Pemerintah Daerah (PBPU/BP Pemda).

Selanjutnya, 57.287 aktif kembali dari jenis peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU). Kemudian, 188.703 terdaftar dalam jenis peserta PBPUa; dan 185.355 masuk segmen lainnya (pensiunan, swasta, BUMN/BUMD). 

"Jadi total yang kemudian tetap aktif sebagai peserta BPJS Kesehatan lewat berbagai segmen dari 11 juta itu ada 2.155.665 penerima manfaat," ujar Gus Ipul.

Baca Juga: Pemerintah Buka 35.476 Formasi SDM untuk Koperasi Merah Putih dan Kampung Nelayan

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/04/16/09030481/pemerintah-siapkan-rp-4-triliun-per-bulan-untuk-968-juta-peserta-pbi-bpjs.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×