kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

BI sebut nilai transaksi e-commerce sepanjang 2019 meningkat drastis


Selasa, 11 Februari 2020 / 16:32 WIB
ILUSTRASI. Euforia festival belanja online tidak hanya dirasakan oleh pelaku jual beli online, tetapi juga J&T Express sebagai jasa pengiriman yang fokus pada bisnis e-commerce di Indonesia.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

“Sulit karena merchant umumnya tidak mengisi flag apalah barang yang ditransaksikan merupakan barang impor atau bukan,” terang Yati kepada Kontan.co.id, Senin (10/2).

Selain itu, ini juga diperlukan identifikasi apakah merchant mendapat barang impor yang didagangkan langsung dari importir atau sudah melalui pedagang-pedagang sebelumnya.

Baca Juga: Gara-gara virus corona, bisnis pengiriman kargo udara ke China turun sampai 40%

Namun, Yati menambahkan bahwa bila yang mengimpor adalah langsung dari e-commerce yang bersangkutan, maka data lebih mudah untuk dihimpun karena biasanya para e-commerce sudah memberikan keterangan tambahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×