kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

BI sebut nilai transaksi e-commerce sepanjang 2019 meningkat drastis


Selasa, 11 Februari 2020 / 16:32 WIB
ILUSTRASI. Euforia festival belanja online tidak hanya dirasakan oleh pelaku jual beli online, tetapi juga J&T Express sebagai jasa pengiriman yang fokus pada bisnis e-commerce di Indonesia.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

“Sulit karena merchant umumnya tidak mengisi flag apalah barang yang ditransaksikan merupakan barang impor atau bukan,” terang Yati kepada Kontan.co.id, Senin (10/2).

Selain itu, ini juga diperlukan identifikasi apakah merchant mendapat barang impor yang didagangkan langsung dari importir atau sudah melalui pedagang-pedagang sebelumnya.

Baca Juga: Gara-gara virus corona, bisnis pengiriman kargo udara ke China turun sampai 40%

Namun, Yati menambahkan bahwa bila yang mengimpor adalah langsung dari e-commerce yang bersangkutan, maka data lebih mudah untuk dihimpun karena biasanya para e-commerce sudah memberikan keterangan tambahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×