kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.853   7,00   0,04%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

BI rate kemungkinan tetap di level 7,5%


Kamis, 17 September 2015 / 12:36 WIB
BI rate kemungkinan tetap di level 7,5%


Reporter: Asep Munazat Zatnika, Margareta Engge Kharismawati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Sejumlah ekonom yang dihubungi KONTAN, Rabu (16/9) memprediksi Bank Indonesia (BI) akan kembali menahan suku bunga acuannya (BI rate) di level 7,5% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulanan, hari ini (17/9).

Ekonom Bank Danamon Dian Ayu Yustina mengatakan ketidakpastian eksternal masih tinggi, khususnya dari hasil Federal Open Market Committee (FOMC) Bank Sentral Amerika (The Fed) yang digelar 16-17 September 2015. Ketidakpastian ini menjadi pertimbangan BI belum mengubah arah BI rate.

Dian melihat untuk sementara waktu BI akan menahan suku bunganya. Sebab, situasinya serba dilematis. Jika BI rate turun, ini berdampak positif bagi ekonomi. "Tapi akan berisiko untuk rupiah," ujarnya, Rabu (16/9). Bila BI rate naik, ekonomi Indonesia makin melambat.

Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual melihat BI akan menahan BI rate sambil menunggu hasil FOMC. Menurut David, bila BI memutuskan mengerek BI rate saat The Fed menaikkan suku bunga, waktunya juga harus pas. Jika tidak, rupiah akan semakin melemah.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede juga melihat BI akan menahan BI rate untuk menstabilkan rupiah. Bila keputusan The Fed sudah jelas, rupiah berpotensi menguat ke level Rp 14.000 per dollar AS pada akhir tahun 2015

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×