kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

BI Proyeksikan Inflasi Januari 2023 Sebesar 0,41%


Jumat, 13 Januari 2023 / 23:41 WIB
ILUSTRASI. Bank Indonesia (BI)


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memperkirakan kenaikan harga aneka komoditas pangan akan mengerek inflasi menjadi 0,41 persen pada Januari 2023. Hal itu berdasarkan hasil survei pemantauan harga pada pekan kedua Januari 2023.

Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, hasil survei menunjukkan harga cabai rawit menjadi penyumbang utama inflasi Januari 2023, yakni sebesar 0,07 persen secara bulanan (month to month/mtm).

Baca Juga: Ekonom BCA Optimistis Kegiatan Dunia Usaha Akan Membaik pada Tahun Ini

Kemudian diikuti dengan harga cabai merah menyumbang inflasi sebesar 0,06 persen mtm, bawang merah sebesar 0,05 persen mtm, beras sebesar 0,04 persen mtm, rokok kretek dengan filter sebesar 0,03 persen mtm, dan emas perhiasan sebesar 0,02 persen mtm.

Selanjutnya, bawang putih, kangkung, tahu mentah, daging ayam ras, bayam, nasi dengan lauk, rokok kretek dan tarif air minum PAM masing-masing menyumbang inflasi sebesar 0,01 persen mtm.

"Berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada Minggu II Januari 2023, perkembangan harga sampai dengan minggu kedua Januari 2023 diperkirakan terjadi inflasi sebesar 0,41 persen (mtm)," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (13/1/2023).

Sementara itu, pada periode yang sama sejumlah komoditas mencatatkan penurunan harga sehingga menyumbangkan deflasi.

Tercatat komoditas yang menyumbang deflasi pada pekan pertama Januari 2023, yaitu bensin sebesar 0,06 persen mtm, telur ayam ras dan angkutan udara masing-masing sebesar 0,03 persen mtm, dan tomat sebesar 0,01 persen mtm.

Baca Juga: Survei BI: Kinerja Industri Manufaktur Melambat di Kuartal IV-2022

"BI akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait dan terus mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan guna mendukung pemulihan ekonomi lebih lanjut," ucap Erwin.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "BI Perkirakan Inflasi Januari 2023 Capai 0,41 Persen"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×