kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.958   45,00   0,25%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

BI prediksi inflasi bisa di bawah 3,5%


Kamis, 25 Agustus 2016 / 16:03 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memperkirakan tingkat inflasi rendah di akhir tahun ini. Otoritas moneter memperkirakan, inflasi bisa berada di bawah angka 3,5% year on year (YoY).

Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara mengatakan, komitmen pemerintah untuk mengendalikan harga pangan sangat baik. Tak hanya itu, pemerintah juga memberi sinyal untuk membuka keran impor.

"Tahun ini, inflasi mungkin di bawah 4% bahkan di bawah 3,5% tergantung beberapa skenario. Tetapi, inflasi baik," kata Mirza, Kamis (25/8).

Sekadar mengingatkan, indeks harga konsumen (IHK) tahun lalu juga mencatat inflasi rendah, yaitu sebesar 3,35%. Inflasi tahun lalu merupakan inflasi terendah selama lima tahun terakhir.

Untuk tahun ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi bulanan pada Juli 2016 sebesar 0,69%. Sementara itu, tingkat inflasi tahun kalender Januari-Juli 2016 sebesar 1,76% dan tingkat inflasi tahunan Juli 2016 sebesar 3,21%.

Sementara itu, berdasarkan survei harga mingguan yang dilakukan oleh BI, hingga pekan ketiga Agustus, IHK bulan ini diperkirakan mencatat deflasi sebesar 0,06%. Sebelumnya, Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, deflasi terjadi karena adanya koreksi pada biaya angkutan umum udara dan deflasi pada harga daging ayam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×