kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.528   -2,00   -0,01%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

BI Perkirakan Sektor Halal Value Chain Bisa Tumbuh hingga 5,3% pada Tahun 2023


Senin, 06 Februari 2023 / 20:23 WIB
ILUSTRASI. Keuangan Syariah.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) melihat peluang ekonomi dan keuangan syariah (eksyar) akan tumbuh meningkat mendukung pemulihan ekonomi Indonesia di tahun 2023. BI juga melihat peluang ekonomi dan keuangan syariah akan menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah gonjang-ganjing ekonomi global. 

Deputi Gubernur BI Juda Agung memperkirakan, sektor prioritas rantai pasok halal atau halal value chain (HVC) bisa tumbuh sekitar 4,5% yoy hingga 5,3% yoy. 

"HVC ini terdiri dari sektor pertanian, makanan dan minuman halal, fesyen muslim, dan pariwisata ramah muslim," ujar Juda dalam pembukaan Sharia Economic and Financial Outlook 2023, Senin (6/2) di Jakarta. 

Juda menyampaikan, ada lima strategi yang bisa dilakukan  untuk penguatan dan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah ke depan. Pertama, pengembangan HVC melalui penguatan kapasitas pelaku dan model bisnis syariah, termasuk akselerasi proses sertifikasi halal. 

Baca Juga: Para Ekonom Proyeksi Cadangan Devisa Indonesia di Januari 2023 Naik

Kedua, pengembangan inovasi kebijakan dan instrumen pasar keuangan sebagai alternatif skema pembiayaan serta pendanaan syariah, termasuk pengembangan blended finance seperti integrasi keuangan komersial dan sosial syariah. 

Ketiga, penguatan gaya hidup halal, melalui dukungan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) sebagai strategic initiator serta mendorong Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MOTIONFEST) menjadi modest fashion rujukan dunia. 

Keempat, akselerasi digitalsiasi eksyar di antaranya, halal traceability dengan menggunakan teknologi blockchain dari hulu ke hilir dan akselerasi digitalisasi ZISWAF untuk meningkatkan transparansi dan inklusifitas.

Kelima, sinergi dan kolaborasi sebagai kunci keberhasilan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah ke depan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×