kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.598.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.761   68,00   0,38%
  • IDX 6.462   25,58   0,40%
  • KOMPAS100 852   2,28   0,27%
  • LQ45 648   1,42   0,22%
  • ISSI 224   1,27   0,57%
  • IDX30 360   1,29   0,36%
  • IDXHIDIV20 450   2,37   0,53%
  • IDX80 97   0,26   0,27%
  • IDXV30 124   0,43   0,35%
  • IDXQ30 116   0,50   0,43%

BI mencatat likuiditas perekonomian kembali melambat pada Oktober 2019


Jumat, 29 November 2019 / 11:03 WIB
ILUSTRASI. Gedung kantor pusat Bank Indonesia, Jakarta. BI mencatat likuiditas perekonomian atau uang beredar pada Oktober 2019 sebesar Rp 6.025,6 triliun atau tumbuh 6,3%.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

Demikian juga aktiva dalam negeri bersih. Ini mengalami perlambatan pada Oktober 2019 menjadi 7,9% (yoy), dengan pertumbuhan bulan lalu yang mencapai 8,6% (yoy). Perlambatan aktiva ini disebabkan oleh penyaluran kredit yang tumbuh lebih rendah dan kontraksi operasi keuangan pemerintah.

Kontraksi operasi keuangan pemerintah terlihat dari tagihan bersih kepada pemerintah pusat. Ini mengalami pertumbuhan negatif sebesar 10,0% (yoy), atau lebih dalam daripada kontraksi bulan lalu yang sebesar -7,5% (yoy).

Baca Juga: BI: Pertumbuhan ekonomi Indonesia stagnan di 5% akibat tekanan ekonomi global

Hal ini juga sejalan dengan peningkatan kewajiban sistem moneter kepada pemerintah pusat terutama dalam bentuk simpanan.

Selanjutnya, penyaluran kredit juga mengalami perlambatan cukup dalam, yaitu dari 8,0% (yoy) pada September 2019 menjadi 6,6% (yoy) pada bulan ini. BI mencatat ini terjadi pada seluruh jenis penggunaannya maupun golongan nasabah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×