kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

BI: Kenaikan Tarif Setrum Bisa Naikkan Inflasi 0,5%


Kamis, 17 Juni 2010 / 16:31 WIB


Reporter: Ruisa Khoiriyah | Editor: Test Test

JAKARTA. Rencana kenaikan tarif dasar listrik (TDL) Juli nanti dipastikan bakal menyulut kenaikan tingkat inflasi Indonesia. Bank Indonesia (BI) memperkirakan, untuk skenario terburuk imbas kenaikan TDL bagi tingkat inflasi tak akan lebih dari 0,5%.

Deputi Gubernur BI Hartadi Agus Sarwono menuturkan, sejatinya BI belum membikin hitungan yang tegas tentang dampak TDL terhadap inflasi ini. BI masih perlu kepastian berapa persisnya kenaikan TDL dan jadi tidaknya rencana tersebut dilaksanakan. "Kami harus menghitung lagi berapa persisnya TDL mau naik kemudian dampak per kategori pelanggan. Nanti kalau sudah pasti akan kami hitung. Perkiraan kami, ambil skenario terburuk (sumbangan terhadap inflasi) paling 0,3% sampai 0,5%," ungkapnya di Jakarta, Kamis (17/6).

BI memiliki rentang perkiraan inflasi tahun 2010 ini di kisaran 5% plus minus 1%, atau dengan bahasa lain 4% sampai dengan 6%. Jika skenario terburuk tersebut terjadi, inflasi bisa terkerek menjadi 5,5%. "Masih dalam rentang (target sasaran inflasi BI). Sepanjang tidak lebih dari 6%, kami tidak terlalu khawatir, tidak perlu adjustment yang terlalu drastis," jelas Hartadi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×