kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

BI: Kenaikan Tarif Setrum Bisa Naikkan Inflasi 0,5%


Kamis, 17 Juni 2010 / 16:31 WIB
BI: Kenaikan Tarif Setrum Bisa Naikkan Inflasi 0,5%


Reporter: Ruisa Khoiriyah | Editor: Test Test

JAKARTA. Rencana kenaikan tarif dasar listrik (TDL) Juli nanti dipastikan bakal menyulut kenaikan tingkat inflasi Indonesia. Bank Indonesia (BI) memperkirakan, untuk skenario terburuk imbas kenaikan TDL bagi tingkat inflasi tak akan lebih dari 0,5%.

Deputi Gubernur BI Hartadi Agus Sarwono menuturkan, sejatinya BI belum membikin hitungan yang tegas tentang dampak TDL terhadap inflasi ini. BI masih perlu kepastian berapa persisnya kenaikan TDL dan jadi tidaknya rencana tersebut dilaksanakan. "Kami harus menghitung lagi berapa persisnya TDL mau naik kemudian dampak per kategori pelanggan. Nanti kalau sudah pasti akan kami hitung. Perkiraan kami, ambil skenario terburuk (sumbangan terhadap inflasi) paling 0,3% sampai 0,5%," ungkapnya di Jakarta, Kamis (17/6).

BI memiliki rentang perkiraan inflasi tahun 2010 ini di kisaran 5% plus minus 1%, atau dengan bahasa lain 4% sampai dengan 6%. Jika skenario terburuk tersebut terjadi, inflasi bisa terkerek menjadi 5,5%. "Masih dalam rentang (target sasaran inflasi BI). Sepanjang tidak lebih dari 6%, kami tidak terlalu khawatir, tidak perlu adjustment yang terlalu drastis," jelas Hartadi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×