kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.887   62,00   0,35%
  • IDX 6.450   47,94   0,75%
  • KOMPAS100 831   1,62   0,20%
  • LQ45 631   -1,25   -0,20%
  • ISSI 227   4,63   2,08%
  • IDX30 352   -1,25   -0,35%
  • IDXHIDIV20 429   -1,46   -0,34%
  • IDX80 95   0,08   0,09%
  • IDXV30 119   0,94   0,79%
  • IDXQ30 112   -0,32   -0,28%

BI Ingin Terapkan Sistem Fast Payment dengan Negara Lain Pada Tahun 2024


Senin, 27 Maret 2023 / 20:00 WIB
ILUSTRASI. Bank Indonesia (BI) tengah menjajaki sistem pembayaran yang cepat (fast payment) untuk bisa digunakan dengan negara lain. REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - BADUNG. Bank Indonesia (BI) tengah menjajaki sistem pembayaran yang cepat (fast payment) untuk bisa digunakan dengan negara lain. 

Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo mengungkapkan, fast payment dengan negara lain diharapkan bisa digunakan pada tahun depan. 

"Pada 2024 rencana kami akan menggunakan fast payment yang terkoneksi secara regional maupun global," terang Dody dalam media briefing, Senin (27/3).

Baca Juga: Incar Korporasi, BI Akan Meluncurkan Tiga Layanan Baru di BI Fast

Ia menyiratkan, sistemnya nanti hampir mirip dengan BI-Fast yang sudah diluncurkan oleh BI sejak 21 Desember 2021. 

"BI sekarang sudah punya BI-Fast. Nah, ini harapannya bisa lakukan fast payment dengan negara lain," tambah Dody. 

Langkah pertama yang akan dilakukan adalah dengan membangun konektivitas sistem pembayaran. 

Baca Juga: Jelang Ramadan, Transaksi Digital Banking Sejumlah Bank Naik Signifikan

Dalam hal ini, sudah dibidik beberapa negara di kawasan lain untuk terhubung, seperti India, Jepang, juga Arab Saudi. 

Nah, untuk menuju ke sistem fast payment, Dody bilang akan terlebih dahulu menggunakan sistem pembayaran berbasis respons cepat (QR code). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×