kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.073   73,00   0,41%
  • IDX 5.864   -77,44   -1,30%
  • KOMPAS100 776   -9,66   -1,23%
  • LQ45 583   -5,66   -0,96%
  • ISSI 204   -2,06   -1,00%
  • IDX30 330   -3,56   -1,07%
  • IDXHIDIV20 408   -3,80   -0,92%
  • IDX80 88   -1,02   -1,15%
  • IDXV30 112   -1,75   -1,54%
  • IDXQ30 107   -1,28   -1,18%

BI: Inflasi Mei terendah dalam periode Ramadan dan Idul fitri di 5 tahun terakhir


Selasa, 02 Juni 2020 / 23:06 WIB
ILUSTRASI. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Onny Widjanarko


Reporter: Bidara Pink | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ada momen Idul Fitri di bulan Mei, ternyata tak mampu mengerek inflasi. Padahal, biasanya, Idul Fitri identik dengan melambungnya harga khususnya bahan pangan akibat tingginya permintaan.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi pada bulan lalu hanya 0,07% mom. Capaian ini menjadikan inflasi bulan Mei terendah jika dibandingkan dengan inflasi pada bulan Ramadhan dan Idul Fitri dalam 5 tahun terakhir. 

"Bahkan lebih rendah dari rerata periode Ramadhan dan Idul Fitri di lima tahun terakhir yang tercatat sebesar 0,69% mom," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Onny Widjanarko dalam keterangan resmi yang diterima Kontan.co.id, Selasa (2/6). 

Baca Juga: Inflasi Mei 2020 cuma sebesar 0,07%, ini tanggapan para ekonom

Bila melihat dari komponennya, inflasi Mei yang rendah dipengaruhi oleh inflasi inti yang melambat, yaitu dari 0,17% mom pada bulan sebelumnya menjadi 0,06% mom. 

Onny menilai, turunnya inflasi inti tak lepas dari menurunnya permintaan akibat pandemi Covid-19 dan menurunnya harga komoditas global. Selain itu, ini juga menunjukkan konsistensi kebijakan bank sentral dalam mengarahkan ekspektasi inflasi dan terjaganya stabilitas nilai tukar rupiah. 




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×