kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

BI hadirkan lembaga Central Counterparty (CCP), ini pendapat ekonom


Rabu, 02 Oktober 2019 / 21:35 WIB
ILUSTRASI. Kantor pusat Bank Indonesia


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Namun, ini memang perlu disosialisasikan secara masif agar muncul kepercayaan dari masyarakat dan juga lembaga agar jangan sampai takut untuk melakukan kliring lewat CCP. Ketidakpahaman akan ini yang dinilai Agusman sebagai pemicu adanya krisis.

Untuk siapa saja yang bisa menjadi CCP, BI membuka peluang bagi lembaga-lembaga yang ingin mendaftar. Namun, tentunya harus melewati serangkaian prosedur dan syarat yang telat ditetapkan oleh BI.

Baca Juga: BEI masih mengejar 100.000 investor baru hingga tutup tahun

Agusman juga mengaku bahwa saat ini BI sudah memiliki beberapa calon untuk menjadi CCP, tetapi masih dalam tahap koordinasi dan belum bisa menyebutkan siapa saja yang akan dibicarakan.

"Intinya, siapa saja yang bisa kondusif dan positif dalam rangka pembangunan bersama di sektor keuangan dan suku bunga sehingga bisa mendorong transmisi kebijakan moneter dan sangat baik bagi kebutuhan moneter kita," tambah Agusman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×