kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

BI gaet Polisi awasi transaksi valas di pelabuhan


Senin, 01 September 2014 / 23:30 WIB
BI gaet Polisi awasi transaksi valas di pelabuhan
ILUSTRASI. Tidak Hanya untuk Kesehatan Mata, Ini 5 Manfaat Wortel untuk Tumbuh Kembang Anak


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) bekerjasama dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) untuk mengawasi penggunaan mata uang rupiah di Indonesia. Pasalnya, ada beberapa daerah yang menggunakan valuta asing (valas) untuk melakukan transaksi, seperti pelabuhan dan bandara.

"Di Indonesia harus melakukan transaksi jual beli dengan mata uang rupiah, sehingga ada larangan menggunakan valas. Semua harus patuh, jika ada yang melanggar akan terkena sanksi," kata Agus Martowardojo, Gubernur BI, pada acara tandatangan nota kesepahaman BI dan POLRI, Senin (1/9).

Jenderal Polisi Sutarman, Kepala POLRI, menuturkan, pihaknya akan bekerjasama dengan BI untuk meningkatkan transaksi rupiah di Tanah Air. Kepolisian tidak segan menerapkan sanksi administrasi dan pidana kepada perusahaan yang menggunakan valas untuk bertransaksi "Jika ada yang menolak transaksi rupiah akan langsung dikenakan sanksi oleh Polisi," ucapnya.

Asal tahu saja, tingginya permintaan valuta asing (valas) terutama dalam dollar Amerika Serikat membuat nilai tukar rupiah makin tergerus. Karenanya, transaksi dalam bentuk valas di dalam negeri harus bisa ditekan agar permintaan dollar tak terlalu tinggi. 

Merujuk Undang-undang (UU) no 7/ 2011 tentang Mata Uang  disebutkan, rupiah wajib digunakan di setiap transaksi keuangan di Indonesia. Salah satunya mewajibkan seluruh transaksi di pelabuhan yang kini masih memakai valas untuk beralih ke rupiah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×