kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

BI catat penyaluran kredit naik, uang beredar juga turut naik


Senin, 25 Oktober 2021 / 20:45 WIB
ILUSTRASI. BI catat penyaluran kredit naik, uang beredar juga turut naik


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli

Sementara itu KMK  pada sektor pengangkutan dan komunikasi tumbuh meningkat dari 12,2% yoy menjadi 19,5% yoy. Hal ini terutama bersumber dari peningkatan realisasi kredit KMK sub sekor jaringan telekomunikasi di Jawa Barat dan DKI Jakarta. Sementara itu, pertumbuhan kredit konsumsi (KK) terus mengalami akselerasi dari 2,7% yoy pada Agustus 2021 menjadi 2,9%, disebabkan oleh akselerasi penyaluran kredit KPR.

Untuk penyaluran kredit di sektor properti pada September secara yoy, meningkat dibandingkan Agustus 2021 yaitu 2,1% yoy, terutama pada kredit KPR dan KPA. Kredit KPR dan KPA menunjukkan peningkatan dari 7,8% yoy menjadi 9,4% yoy pada September 2021, di seluruh tipe KPR DKI Jakarta dan Jawa Tengah.

Di sisi lain, kredit real estate dan konstruksi tercatat melambat. Kredit real estate tumbuh negatif -1,6% yoy, lebih dalam dibandingkan pertumbuhan negatif pada Agustus 2021 yaitu -1,3% yoy, terutama pada real estate perumahan flat/apartemen.

Baca Juga: BI mencatat likuiditas perekonomian meningkat pada Agustus 2021

Kemudian, kredit konstruksi mengalami perlambatan dari 4,4% yoy pada Agustus 2021 menjadi 3,9% yoy pada bulan laporan, terutama didorong oleh perlambatan konstruksi Bangunan Jalan Raya.

Penyaluran kredit kepada UMKM pada September 2021 juga tercatat tumbuh 2,7% yoy sejalan dengan perbaikan kredit skala mikro dan kecil. Kredit skala kecil tercatat tumbuh 18,0% yoy, meningkat dibandingkan 17,2% yoy pada Agustus 2021.

Sedangkan untuk kredit skala mikro terkontraksi sebesar -17,1% yoy pada September 2021, membaik dibandingkan kontraksi bulan sebelumnya yaitu -20,5% yoy. Di sisi lain, kredit usaha menengah menunjukkan perlambatan, dari 4,3% yoy pada bulan sebelumnya menjadi 2,0%.

“Berdasarkan jenis penggunaan, peningkatan didorong oleh perbaikan penyaluran kredit investasi di tengah stabilnya pertumbuhan kredit modal kerja,” pungkas Erwin. 

Selanjutnya: Per 31 Agustus 2021, BI sudah injeksi likuiditas ke perbankan Rp 118,4 triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×