Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID-JAKARTA Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) yang dirilis Bank Indonesia pada Jumat (17/4) menunjukkan tren peningkatan upah pekerja pada semester I-2026.
Kenaikan ini lebih tinggi dibandingkan semester II-2025 maupun periode yang sama tahun sebelumnya.
Dalam laporan tersebut, indikator Saldo Bersih (SB) upah tercatat sebesar 39,20%. Angka ini melonjak dari 10,49% pada semester II-2025 dan juga lebih tinggi dari 34,91% pada semester I-2025.
Baca Juga: Pengelolaan Aset BUMN Skala Besar Menjadi Tantangan Danantara ke Depan
BI mencatat mayoritas lapangan usaha mengalami kenaikan upah, dengan peningkatan paling signifikan terjadi pada sektor perdagangan besar dan eceran serta reparasi mobil dan motor dengan SB mencapai 47,41%. Disusul sektor jasa perusahaan (44,93%) dan jasa lainnya (43,75%).
Dari sisi level jabatan, rata-rata upah pekerja setingkat mandor atau supervisor pada semester I-2026 tercatat sebesar Rp 5,90 juta per bulan.
Sementara itu, pekerja di level di bawah mandor atau supervisor memperoleh rata-rata Rp 3,91 juta per bulan.
Adapun berdasarkan sektor usaha, tingkat upah tertinggi tercatat pada sektor pengadaan listrik. Di sektor ini, rata-rata upah mencapai Rp 9,54 juta per bulan untuk level mandor/supervisor dan Rp 6,42 juta per bulan untuk level di bawahnya.
Baca Juga: Survei BI: Rekrutmen Karyawan Melambat di Awal Tahun
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













