kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

BI beberkan pembahasan mengenai topik ini sempat alot di forum G20


Minggu, 12 Desember 2021 / 18:36 WIB
ILUSTRASI. Gubernur BI Perry Warjiyo saat Finance Central Bank Deputies (FCBD) Meetings di Nusa Dua, Bali, Kamis (9/12/2021). BI beberkan pembahasan mengenai topik ini sempat alot di forum G20.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Menurut Dody, negara-negara maju agak keberatan akan hal ini. Pasalnya, bila negara-negara berkembang meminta kuota yang lebih besar, tentu ini akan mengurangi kuota negara-negara maju. 

“Ini tidak mudah. Karena IMF juga merupakan pusat jaring pengaman keuangan global. Voting power masing-masing negara ini juga mencerminkan kekuatan dalam mengambil keputusan,” tambahnya. 

Akan tetapi, Dody menekankan akan melihat kondisi ke depannya, atau dalam pertemuan-pertemuan ke depan.

Apalagi, presidensi Indonesia ini masih dalam satu tahun ke depan sehingga masih akan ada pertemuan-pertemuan lainnya untuk mencapai titik terang. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×