kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.015   7,00   0,04%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Bertemu Prabowo, Presiden Korea Selatan Minta Pasokan LNG dan Batubara dari Indonesia


Kamis, 02 April 2026 / 10:53 WIB
Bertemu Prabowo, Presiden Korea Selatan Minta Pasokan LNG dan Batubara dari Indonesia
ILUSTRASI. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto (KONTAN/Dendi Siswanto)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung meminta agar Indoensia memasok gas LNG dan batubara ke negaranya. Permintaan itu disampaikan saat menerima kunjungan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Blue House, Rabu (1/4/2026).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, Presiden Korea Selatan Lee menyoroti tingginya ketergantungan negaranya terhadap pasokan energi dari Timur Tengah. Saat ini, sekitar 70% kebutuhan energi Korea Selatan masih bergantung pada kawasan tersebut.

“Itu merasa bahwa ada alternative energy yang bisa dibantu oleh Indonesia, yaitu terkait dengan supply LNG dan batubara,” tutur Airlangga kepada awak media, Rabu (1/4/2026).

Baca Juga: RI–Korea Selatan Perkuat Kerja Sama, Sejumlah MoU Bisnis Tembus Rp 173 Triliun

Dalam konteks itu, Korea Selatan melihat Indonesia sebagai salah satu alternatif sumber energi yang potensial, terutama untuk pasokan LNG dan batu bara. Permintaan tersebut menjadi bagian dari upaya diversifikasi energi Negeri Ginseng guna mengurangi risiko geopolitik, utamanya di Timur Tengah yang sedang memanas saat ini.

Airlangga menuturkan, peluang kerja sama ini terbuka untuk dibahas lebih lanjut. Namun, pemerintah Indonesia juga perlu mempertimbangkan kondisi kebutuhan energi domestik yang terus meningkat, khususnya untuk LNG.

“Permintaan dari Korea ini tentu menjadi perhatian, tetapi di sisi lain kita juga melihat bahwa kebutuhan dalam negeri terhadap LNG semakin tinggi. Ini yang akan kita bahas lebih lanjut ke depan,” ujar Airlangga.

Baca Juga: RI-Korea Sepakati 10 Kerja Sama di Sektor Energi hingga Industri

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×