kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Bertemu Harry Tanoe, Jampidsus Kena Semprit


Senin, 26 Juli 2010 / 12:10 WIB


Reporter: Epung Saepudin | Editor: Edy Can

JAKARTA. Jaksa Agung Muda Pidana Khusus M. Amari kena batunya. Setelah mengaku bertemu dengan pengusaha Harry Tanoesoedibjo, dia kena semprot Jaksa Agung Hendarman Supandji. Jaksa Agung melarang ada pertemuan lanjutan dengan Harry Tanoe itu.

Jaksa Agung Muda Pengawasan Marwan Effendy mengungkapkan Amari sudah dipanggil Hendarman terkait pertemuan itu. "Jaksa Agung sudah menegur. Saya kira pak Amari akan mengerem tidak perlu bertemu dia (Harry)," kata Marwan, Senin (26/7).

Marwan menilai pertemuan Amari dengan Harry Tanoe itu sebetulnya tak perlu terjadi. Dia mengatakan seharusnya bukan Amari yang menemu bos MNC Group itu. "Pengacara yang ketemu tetapi bukan harus Pak Amari yang terima. Ini kan tataran bawah," kata Marwan.

Amari menemui Harry Tanoe pada Kamis (15/7) lalu. Dalam pertemuan itu, Amari mengungkapkan Harry Tanoe ingin membayarkan kerugian negara dalam dugaan korupsi biaya akses Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum) yang melibatkan saudaranyanya, Hartono Tanoesoedibjo.

Amari menilai pertemuan itu sah-sah saja karena Harry bukan terlibat langsung dengan perkara yang sedang ditangani Gedung Bundar. Namun, Marwan menganggap pertemuan itu melanggar etika karena Harry merupakan pihak keluarga yang sedang berperkara di Kejaksaan Agung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×