kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.619   66,00   0,38%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Berkontribusi besar pada pertumbuhan ekonomi, tapi kualitas SDM UMKM rendah


Kamis, 10 Januari 2019 / 20:44 WIB
Berkontribusi besar pada pertumbuhan ekonomi, tapi kualitas SDM UMKM rendah


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

Sementara, berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil di 2017, jumlah UMKM di Indonesia mencapai 62,92 juta unit usaha.

"Ini yang perlu kita bicarakan. Memang pendataan ini adalah tugas pemerintah, namun untuk mendata saja sulit. Kita sulit untuk melakukan profiling dan menaikkan kelas mereka, data saja kita tidak punya," ujar Rudy. 

Meski begitu, untuk menaikkan daya saing UMKM, Rudy menyebut pemerintah sudah melakukan berbagai upaya. Mulai dari mempermudah perizinan hingga dari sisi pembiayaan.

Untuk pembiayaan, pemerintah telah memberikan KUR dengan bunga yang rendah atau sebesar 7%, kredit usaha rakyat berorientasi ekspor (KURBE) dengan bunga 9%, dan pembiayaan lain.

Tak hanya itu, tahun lalu pemerintah juga memberikan insentif lain berupa penurunan tarif pajak penghasilan (PPh) final menjadi 0,5% dari sebelumnya 1%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×