kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   0,00   0,00%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Belum ada orang terinfeksi virus flu burung


Selasa, 22 Januari 2013 / 12:52 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi hari libur nasional 2022.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can


JAKARTA. Pemerintah memastikan belum ada orang yang terinfeksi flu burung khususnya dari itik. Namun, dia meminta masyaraka tetap waspada terlebih musim hujan saat ini. "Sampai tadi pagi ini belum ada pada manusia. Kita bersyukur saat ini dalam tahap itik saja," kata Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi, Selasa (22/1).

Dengan kondisi hujan ini, Nafsiah khawatir mempercepat penyebaran flu itik. Hingga saat ini, Nafsiah mengatakan, sebagian besar penyebaran virus flu burung atau H5N1 clade 2.3.2 terjadi di Jawa. Hingga Desember 2012 lalu, pemerintah memastikan ada 22.963 ekor itik mati di Jawa Barat.

Karena belum ada manusia terinfeksi virus, pemerintah belum menyediakan vaksi flu itik. Dia mengatakan, vaksin akan disediakan setelah virusnya bermutasi.

Terlepas dari itu, Nafsiah terus gencar memberikan sosialisai menghindari atau supaya tidak terinfeksi flu burung ini terutama saat melihat itik atau unggas yang mati secara bersamaan. "Jangan panik, daging bebeknya tetap bisa dimakan tapi jangan dipegang terutama anak-anak," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×