kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Begini respons HIPMI atas terbitnya regulasi terkait PPnBM


Kamis, 24 Oktober 2019 / 21:48 WIB
ILUSTRASI. Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Ajib Hamdani dalam seminar insentif moneter dan fiskal untuk penguatan UKM menuju Indonesia maju, Kamis (10/1). (dokumentasi Hipmi). tak tetapkan objek dan tarif baru, Hipmi: tak perlu ada yang dikhawatirkan


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Noverius Laoli

Setali tiga uang, Ajib meramal ke depan pemerintah akan memberikan perhatian lebih ke industri kendaraan listrik lewat berbagai kebijakan fiskal dalam konteks mendukung industri ramah lingkungan. 

“Saya menilai investor akan tertarik kepada industri kendaraan listrik, tapi perlu dicatat akan ada dampak negatif terhadap pendahulunya,” kata Ajib kepada Kontan.co.id, Kamis (24/10).

Baca Juga: Pemerintah terbitkan PPnBM untuk kendaraan listrik, simak isinya

Kata Ajib, pelaku usaha mesti menangkap cepat peluang tersebut. Namun, perlu dicatat mereka harus mengikuti agenda pemerintah jangka panjang seperti kendaraan yang ramah lingkungan dan memerhatikan outlook perekonomian ke depan. 

Sementara itu, tidak dipungkiri industri kendaraan listrik akan berdampak terhadap kendaraan konvensional. Kata Ajib, sejauh ini perusahaan otomotif besar di Indonesia saat ini belum sepenuhnya pe rkonsep kendaraan listrik. Sehingga diharapkan mereka dapat menyesuaikan dengan tren ke depan agar persaingan usaha tetap terjaga.

Ajib menambahkan, kendaraan listrik butuh perhatian lebih dari pemerintah. Misalnya dengan memberikan insentif fiskal atas pembentukan research and development (RnD).

  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×