kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 18.185   38,00   0,21%
  • IDX 5.266   -106,96   -1,99%
  • KOMPAS100 682   -13,68   -1,97%
  • LQ45 533   -9,14   -1,69%
  • ISSI 179   -4,42   -2,41%
  • IDX30 300   -4,55   -1,49%
  • IDXHIDIV20 399   -1,83   -0,46%
  • IDX80 79   -1,55   -1,93%
  • IDXV30 111   -0,19   -0,17%
  • IDXQ30 101   -0,86   -0,84%

Begini respons ekonom terhadap lima arahan Jokowi dalam pidato pelantikan


Minggu, 20 Oktober 2019 / 20:07 WIB
ILUSTRASI. Pidato Presiden Joko Widodo saat pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2019-2024 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019).


Reporter: Grace Olivia | Editor: Noverius Laoli

Begitu juga dengan transformasi ekonomi yaitu memperkuat sektor manufaktur dan jasa modern, serta bertumpu pada ekonomi digital dan meninggalkan ketergantungan pada sumber daya alam yang tidak lagi bisa dieksploitasi dan dieksplorasi lebih lanjut.

Sementara, deregulasi kebijakan dan reformasi birokrasi diperlukan agar Indonesia bisa lebih pro investasi dan sektor riil sehingga daya saing global dan kemudahan berbisnis di Indonesia mampu naik ke level 40 sesuai yg dikehendaki Presiden Jokowi.

Baca Juga: Ini sejumlah emiten yang kinerjanya diproyeksi membaik di kuartal III dan IV 2019

Jika kelima poin arahan tersebut dapat terealisasi, Ryan meyakini pertumbuhan ekonomi setidaknya bisa mencapai 6%.

“Pertumbuhan ekonomi bisa di atas 6% dan stabil dengan multiplier effects yang besar, menurunkan kemiskinan dan pengangguran, memperkuat NKRI karena pusat pertumbuhan ekonomi semakin meluas,” tutur Ryan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×