kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.161   31,00   0,18%
  • IDX 7.625   125,05   1,67%
  • KOMPAS100 1.058   20,38   1,96%
  • LQ45 761   14,91   2,00%
  • ISSI 276   3,62   1,33%
  • IDX30 404   5,34   1,34%
  • IDXHIDIV20 490   4,46   0,92%
  • IDX80 118   2,18   1,88%
  • IDXV30 136   1,12   0,83%
  • IDXQ30 129   1,29   1,00%

BBM tak naik, inflasi akhir tahun bisa dibawah 5%


Rabu, 01 Oktober 2014 / 19:32 WIB
ILUSTRASI. PT Kimia Farma Tbk (KAEF) memastikan ketersediaan produk dan layanan kesehatan pada apoteknya tetap terjaga selama periode libur Lebaran Idulfitri 2023.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Inflasi September tercatat sebesar 0,27%. Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menyambut positif angka inflasi tersebut.

Menurutnya, jika tidak terjadi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), inflasi hingga akhir tahun akan berada di bawah 5%. Pasalnya inflasi tahun kalender pada bulan September baru sebesar 3,71%  dengan inflasi tahun ke tahun (yoy) pada posisi 4,53%. "Kalaupun harga BBM pada bulan November naik, tidak akan buat inflasi tahunan menjadi jelek," ujar Bambang, Rabu (1/10).

Berdasarkan hitungan pemerintah, apabila terjadi kenaikan BBM Rp 1.000 per liter maka akan menambah inflasi tahunan sebesar 1,2%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×