kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Bawang merah picu inflasi Mei sebesar 0,07%


Jumat, 01 Juni 2012 / 09:15 WIB
ILUSTRASI. Harga mobil bekas Nissan March kini terendah Rp 60 juta, cocok untuk wanita


Reporter: Herlina KD | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju inflasi Mei sebesar 0,07%. Secara year on year, laju inflasi tahunan mencapai 4,45%. Adapun, angka inflasi tahun kalender Januari - April tercatat 1,15%.

Kepala BPS Suryamin menjlaskan, inflasi inti pada Mei tercatat 0,18%, dan inflasi dari harga yang diatur pemerintah sebesar 0,09%. Sedangkan harga bergejolak deflasi sebesar 0,25%.

Suryamin bilang, beberapa komoditas penyumbang inflasi antara lain bawang merah, daging ayam ras dan gula pasir. "Suplainya berkurang sehingga terjadi kenaikan harga," ujarnya Jumat (1/6).

Rokok kretek filter juga menyumbang inflasi. Kenaikan harga rokok kretek filter disebabkan karena kenaikan cukai rokok.

Sementara itu, kata Suryamin, beberapa komoditas penyebab deflasi adalah cabai rawit, beras, ikan segar dan emas perhiasan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×