kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Bappenas rilis kajian tanggul raksasa bulan ini


Kamis, 13 Oktober 2016 / 14:04 WIB


Sumber: TribunNews.com | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Hasil kajian National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) atau tanggul laut raksasa akan disampakan kepada Presiden Joko Widodo akhir Oktober 2016.

"Akhir Oktober kita janji akan laporkan ke Presiden," ujar Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro di halaman Istana Negara, Jakarta, Kamis (13/10/2016).

Bambang Brodjonegoro mengungkapkan, hingga kini kajian tanggul laut raksasa masih dilakukan secara komprehensif. Misalnya kebutuhan tanggul laut tersebut dan luas tanggul yang dibutuhkan.

"Apakah cukup di sepanjang pantai atau di laut, itu sekarang jadi pertimbangan kita," ucap Bambang Brodjonegoro.

Terkait penurunan permukaan tanah di Jakarta, Bambang Brodjonegoro mengatakan hal tersebut pun menjadi pertimbangan. "Makanya diperlukan tanggul supaya Jakarta tidak makin tenggelam," katanya.

Dikatakan Bambang Brodjonegoro, penurunan permukaan tanah di Jakarta tidak hanya dilihat dari sisi lautnya saja yang dibereskan.

Namun, dari hulunya khususnya ketersediaan air baku harus diperhitungkan. "Makanya kita akan memberikan rekomendasi bagaimana supaya air baku itu lebih banyak tersedia di Jakarta," kata Bambang Brodjonegoro.

(Imanuel Nicolas Manafe)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×