kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Bapanas: Pasokan dan Harga Pangan Stabil


Rabu, 15 Juli 2026 / 15:26 WIB
Bapanas: Pasokan dan Harga Pangan Stabil
ILUSTRASI. Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengklaim pasokan 11 komoditas pangan strategis dalam kondisi aman dan harganya stabil. (ANTARAFOTO/Adiwinata Solihin)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengklaim pasokan 11 komoditas pangan strategis dalam kondisi aman dan harganya stabil.  

Plt Sekretaris Utama Bapanas, Sarwo Edhy menyebutkan beberapa komoditas utama seperti beras, jagung, gula konsumsi dan daging ayam tercatat surplus. 

Berdasarkan Data Proyeksi Neraca Pangan Bapanas pada Selasa (13/7/2026), surplus beras tercatat 3,6 juta ton, cabai besar sebesar 588.000 ton, cabai rawit 595.000 ton, jagung 1,5 juta ton, gula konsumsi 207.000 ton, daging ayam ras, 876.000 ton, telur ayam ras 516.000 dan bawang merah tercatat 69.000 ton. 

"Beberapa komoditas utama beras, jagung, gula konsumsi hingga daging ayam surplus. Sementara kebutuhan komoditas lainnya masih dipenuhi dengan mekanismen perdagangan yang sudah direncanakan," jelas Sarwo dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI, Rabu (15/7/2026). 

Baca Juga: Pemerintah Tak Naikkan Pajak, Kini Giliran Tarif PNBP yang Melonjak

Di sisi lain, Bapanas juga memastikan harga komdoditas strategis nasional juga terpantau terkendali. 

Menurut Sarwo, mayoritas harga pangan masih dalam rentang Harga Acuan Pembelian (HAP) ataupun Harga Eceran Pembelian. 

Sarwo mengatakan, upaya stabilisasi harga terus dilakukan melalui berbagai program salah satunya dengan penyaluran beras Stabilixasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). 

Bapanas mencatat, realiasi penyaluran beras SPHP telah mencapai 458.000 ton atau 55,29% dari target yang ditetapkan di tahun 2026 ini. 

Selain itu penugasan bantuan pangan juga dimasifkan. Bapanas menyebut saat ini realisasi penyaluran telah mencapai 99,90%. 

"Kemudian gerakan pangan murah terus dilakukan hingga awal Juli telah dilaksanakan lebih dari 6.000 kegiatan pangan murah di 38 provinsi dan 444 kabupaten/kota," kata Sarwo. 

Baca Juga: Indonesia Naik ke Peringkat Dua Destinasi Ramah Muslim Dunia, Bidik US$ 310 Miliar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×