CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Bank Dunia sebut UU Cipta Kerja angin segar bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia


Sabtu, 17 Oktober 2020 / 05:55 WIB


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. World Bank (Bank Dunia) memandang Undang-Undang Cipta Kerja sebagai angin segar bagi prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima Kontan.co.id, Jumat (16/10), UU ini merupakan upaya reformasi besar dalam menjadikan Indonesia lebih kompetitif dan mendukung aspirasi jangka panjang untuk menggiring masyarakat menjadi sejahtera.

"Dengan menghapus berbagai pembatasan besar pada investasi dan memberikan sinyal bahwa Indonesia terbuka untuk bisnis, hal ini dapat membantu menarik investor, menciptakan lapangan kerja, dan membantu Indonesia memerangi kemiskinan," tulis keterangan tersebut.

Baca Juga: Sri Mulyani berharap pertumbuhan ekonomi Indonesia akan kembali pulih di tahun 2021

Bank Dunia juga memandang kalau UU ini perlu diimplememtasikan secara konsisten sehingga memerlukan peraturan pelaksanaan yang kuat guna memastikan pertumbuhan ekonomi bisa inklusif dan berkelanjutan.

Bersama dengan pemerintah Indonesia, Bank Dunia berkomitmen untuk mengambil peran dalam reformasi-reformasi ini. Menurutnya, tak lain dan tak bukan, untuk semakin menyejahterakan rakyat Indonesia.

Selanjutnya: Jutaan kelas menengah di Asia Tenggara masuk jurang kemiskinan karena pandemi corona

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×