kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.641.000   -14.000   -0,53%
  • USD/IDR 18.083   53,00   0,29%
  • IDX 5.873   -113,12   -1,89%
  • KOMPAS100 763   -18,32   -2,34%
  • LQ45 583   -12,03   -2,02%
  • ISSI 203   -3,37   -1,63%
  • IDX30 330   -6,18   -1,83%
  • IDXHIDIV20 410   -5,48   -1,32%
  • IDX80 87   -1,95   -2,19%
  • IDXV30 111   -1,67   -1,48%
  • IDXQ30 107   -1,52   -1,40%

Bank Dunia jajaki bantu proyek gas perkotaan


Kamis, 13 November 2014 / 14:51 WIB
ILUSTRASI. Membersihkan rumah


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Bank Dunia menyatakan komitmennya mendukung sejumlah program infrastruktur di Indonesia. Tak terkecuali proyek infrastruktur gas perkotaan.

Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Andrinof Chaniago, Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam pertemuannya dengan pimpinan Bank Dunia telah menjelaskan mengenai proyek pipa gas di perkotaan. "Ini baru dijajaki, nanti akan dintindak lanjuti, dikaji bersama-sama," ujar Andrinof, Kamis (13/11).

Selain proyek gas perkotaan, proyek infrastruktur lainnya yang dipaparkan yakni infrastruktur pangan, energi, kelautan dan kemaritiman. Pertemuan JK dengan pimpinan Bank Dunia saat ini sebatas pertemuan permulaan. Untuk menyamakan presepsi keduabelah pihak.

Bank dunia sebetulnya bukan lembaga keuangan yang baru bagi Indonesia. Beberapa kali lembaga donor ini memberikan bantuan berupa hibah kepada Indonesia, dalam proyek penanggulangan kemiskinan dan proyek pembangunan lainnya. 

Dalam kesempatan tersebut, JK juga menyampaikan sejumlah syarat bagi lembaga donor yang ingin investasi di Indonesia. Salah satunya adalah mengenai lamanya pengerjaan proyek yang terlalu lama, dari yang seharusnya dilakukan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×