kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

JK dan Bank Dunia bahas proyek infrastruktur


Kamis, 13 November 2014 / 12:28 WIB
ILUSTRASI. 5 Tanda Tubuh Anda Kekurangan Protein


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) menjalin pertemuan dengan pimpinan Bank Dunia di kantornya. Salah satu materi pembicaraan, dalam pertemuan tersebut soal rencana pembangunan infrastruktur oleh Indonesia.

Menurut Country Director World Bank Rodrigo A. Chaves  pihaknya memberikan dukungan kepada Indonesia untuk menjalankan visi-misinya, termasuk soal infrastruktur. "Kami akan membantu sebanyak mungkin, jika ada peluang dari Indonesia," ujar Rodrigo, Kamis (13/11).

Namun demikian, Rodrigo membantah kalau dalam pertemuan tersebut juga dibicarakan mengenai rencana pemberian pinjaman oleh Bank Dunia kepada Indonesia. Menurutnya, untuk saat  ini belum ada rencana pemberian pinjaman kepada Indonesia. 

Sebab, terlalu dini jika Bank Dunia langsung membicarakan masalah pemberian bantuan. Sebelumnya sudah ada dua buah pinjaman hibah multilateral Indonesia dari Bank Dunia, senilai US$ 11,25 juta. Total sudah ada enam perjanjian hibah multilateral yang dimiliki Indonesia. 

Dalam pertemuahn tersebut hadir juga kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Adrinof Chaniago, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, serta menteri pekerjaan umum Basuki Hadi Muljoeno.

Sebelum pertemuan digelar, Basuki mengatakan pemerintah memang ada rencana kerjasama dengan Bank Dunia, beberapa diantaranya doal hibah serta berbagao proyek.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×