kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

Bank Dunia: Era Harga Komoditas Tinggi Berakhir, Pertumbuhan Ekonomi RI 2024 Melambat


Rabu, 13 Desember 2023 / 11:27 WIB
Bank Dunia: Era Harga Komoditas Tinggi Berakhir, Pertumbuhan Ekonomi RI 2024 Melambat
ILUSTRASI. Bank Dunia memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat pada tahun 2024.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Dunia memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat pada tahun 2024, bila dibandingkan dengan tahun 2023. 

Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor Leste Satu Kahkonen mengungkapkan, ada tantangan yang masih akan menghadang prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun depan. 

“Tren peningkatan harga komoditas sudah berakhir, juga tren suku bunga tinggi global akan menjadi tantangan bagi prospek perekonomian Indonesia ke depan,” terang Kahkonen dalam Indonesia Economic Prospect, Rabu (13/12) di Jakarta. 

Baca Juga: Berikut Ini Sejumlah Faktor Pendorong Kenaikan Cadangan Devisa

Selain itu, inflasi global juga tinggi seiring dengan kondisi geopolitik di TImur Tengah yang mendorong kenaikan harga energi global. 

Plus adanya fenomena kekeringan atau El Nino juga mempengaruhi suplai pangan global yang kemudian meningkatkan risiko kenaikan inflasi pangan. 

Ini membutuhkan upaya yang luar biasa bagi Indonesia untuk tetap bertahan di tengah ketidakpastian tersebut. Meski demikian, Kahkonen masih yakin pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap akan berdaya tahan. 

Lebih lanjut, Bank Dunia menghitung pertumbuhan ekonomi Indonesia 2024 akan sebesar 4,9% YoY. Ini melandai dari outlook tahun 2023 yang sebesar 5,0% YoY. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×