kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 16.808   9,00   0,05%
  • IDX 8.987   42,41   0,47%
  • KOMPAS100 1.241   9,53   0,77%
  • LQ45 878   6,30   0,72%
  • ISSI 325   1,42   0,44%
  • IDX30 445   1,66   0,37%
  • IDXHIDIV20 523   2,83   0,54%
  • IDX80 138   1,14   0,83%
  • IDXV30 145   0,87   0,60%
  • IDXQ30 143   0,17   0,12%

Bahlil Pastikan Tarif Listrik Tidak Naik pada Awal Tahun 2026


Rabu, 07 Januari 2026 / 10:16 WIB
Bahlil Pastikan Tarif Listrik Tidak Naik pada Awal Tahun 2026
ILUSTRASI. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (KONTAN/Diki Mardiansyah) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan tarif listrik tidak naik pada awal tahun 2026.


Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan tarif listrik tidak naik pada awal tahun 2026. 

Hal ini disampaikannya menyusul perilisan tarif tenaga listrik Triwulan I (Januari-Maret) 2026 bagi 13 golongan pelanggan nonsubsidi oleh Kementerian ESDM yang tidak berubah dari tahun sebelumnya. 

"Sampai dengan sekarang, harga listrik tidak naik sampai sekarang," kata Bahlil, usai retreat di Hambalang, Bogor, Selasa (6/1/2026). 

Sementara itu, terkait diskon tarif listrik, Bahlil menyebut pemerintah belum membahasnya. 

Baca Juga: Jasa Marga Catat 5,8 Juta Kendaraan Melintas selama Nataru 2025/2026

"Belum ada pembahasan," beber Bahlil.

Terkait skema subsidi listrik tahun 2026, pihaknya menyatakan belum ada rencana perubahan pola hingga saat ini. 

Bahlil menyebut, polanya masih sama seperti yang sudah berlaku selama ini. 

"Sampai sekarang belum ada pembahasan dan belum ada perubahan pola termasuk harga listrik tidak kita naikkan," ujar Bahlil. 

Sebagai informasi, keputusan tidak adanya kenaikan tarif listrik ditetapkan Kementerian ESDM dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi nasional.

Dengan ketetapan ini, harga listrik Januari 2026 tetap mengacu pada tarif Desember 2025. 

Penyesuaian tarif listrik nonsubsidi dilakukan setiap triwulan dengan sejumlah pertimbangan, di antaranya nilai tukar/kurs, Indonesian crude price (ICP), inflasi, dan harga batu bara acuan (HBA).

Baca Juga: Cahayasakti (CSIS) Ekspansi Bisnis Melalui Anak Usaha Baru di Sektor Perumahan

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/01/07/10051721/awal-2026-bahlil-pastikan-tarif-listrik-tak-naik.

Selanjutnya: 7 Aktor Korea Ini Bintangi Film Dewasa dan Beradegan Panas dengan Lawan Main

Menarik Dibaca: 7 Aktor Korea Ini Bintangi Film Dewasa dan Beradegan Panas dengan Lawan Main

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×