kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Badan Karantina Indonesia Buka Akses Ekspor Produk Buah dan Sayur ke New Zealand


Senin, 15 Juli 2024 / 13:45 WIB
Badan Karantina Indonesia Buka Akses Ekspor Produk Buah dan Sayur ke New Zealand
ILUSTRASI. Kepala Badan Karantina Indonesia Sahat Manaor Panggabean


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Karantina Indonesia (Barantin) berhasil membuka peluang akses pasar produk pertanian unggulan Tanah Air ke New Zealand. Hal tersebut berkat penandatangan perjanjian kerjasama yang dilakukan Indonesia dengan New Zealand pekan lalu.

Kepala Barantin Sahat M Panggabean mengatakan, penandatanganan perjanjian disertai dengan penandatanganan rencana ekspor produk unggulan buah dan sayur Indonesia khususnya nanas.

Selain itu, juga disertakan pengaturan pelaksanaan ekspor bawang bombai dari New Zealand ke Indonesia dalam memenuhi persyaratan fitosanitari ke dalam negeri.

“Indonesia mendapatkan akses pasar buah nanas segar di New Zealand, dan kini nanas sudah bisa diekspor ke New Zealand. Sebaliknya New Zealand dapat melakukan ekspor bawang bombai yang diproduksi melalui pendekatan kesisteman dalam mitigasi risiko biosekuriti (system approach) sesuai dengan International Standard for Phytosanitary Measures (ISPM),” ujarnya melalui keterangan resmi, Jumat (12/7).

Sahat mengungkapkan, dengan masuknya buah nanas ke pasar New Zealand, diharapkan mampu diikuti oleh komoditas buah segar dan sayuran lainnya yang memiliki permintaan pasar tinggi di New Zealand.

Dia bilang, Barantin yang bertugas untuk melindungi kesehatan hewan, ikan, dan tumbuhan memiliki kepentingan prioritas untuk mendukung kelancaran perdagangan internasional dengan implementasi mekanisme pre-border, border dan post-border.

“Melalui Barantin, produk unggulan Indonesia akan didorong untuk memasuki pasar internasional dengan pemenuhan persyaratan SPS negara tujuan, dan negara mitra akan diberikan kesempatan untuk dapat mengekspor produk unggulannya ke Indonesia melalui penerapan mekanisme pre-border atau system approach,” kata Sahat..

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×