kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.546.000   5.000   0,32%
  • USD/IDR 16.259   -59,00   -0,36%
  • IDX 7.083   3,14   0,04%
  • KOMPAS100 1.052   4,61   0,44%
  • LQ45 825   3,16   0,38%
  • ISSI 211   0,45   0,21%
  • IDX30 424   1,66   0,39%
  • IDXHIDIV20 507   2,48   0,49%
  • IDX80 120   0,45   0,38%
  • IDXV30 124   0,48   0,39%
  • IDXQ30 141   0,68   0,49%

B40 Diterapkan Januari 2025, Menteri Airlangga Sebut Pangkas 40 Juta Ton Emisi CO2


Jumat, 29 November 2024 / 16:04 WIB
B40 Diterapkan Januari 2025, Menteri Airlangga Sebut Pangkas 40 Juta Ton Emisi CO2
ILUSTRASI. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan penerapan B40 tahun depan akan menghemat 40 juta ton karbon dioksida (CO2).


Reporter: Shifa Nur Fadila | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto mengungkapkan program mandatori biodiesel B40 atau bauran solar dengan 40% bahan bakar nabati (BNN) berbasis minyak sawit akan memangkas 40 juta ton karbon dioksida (CO2). 

Airlangga mengatakan pemerintah berkomitmen untuk tetep mengimplementasikan program B40 pada Januari 2025. Menurutnya program B40 ini akan turut berkontribusi pada dunia terutama dalam pengurangan emisi.

“Dalam program B35 kita menghemat sekitar 32 juta ton CO2, dan untuk B40 itu lebih dari 40 juta ton,” ungkap Airlangga dalam Konferensi Pers 12th Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) Ministerial Meeting, di Jakarta, Jumat (29/11). 

Baca Juga: Harga CPO Diproyeksi Menguat di Tahun 2025, Ditopang Permintaan Biodesel

Airlangga mengungkapkan melalu program tersebut menjadi kontribusi konkret Indonesia kepada dunia dan kontribusi konkret CPO kepada seluruh dunia untuk merawat serta mengurangi emisi karbon. Selain itu Indonesia juga menjadi salah satu produsen untuk kebutuhan makanan maupun kebutuhan energi. 

“Malaysia juga mengapresiasi program B40 yang dilakukan oleh Indonesia karena ini berkontribusi kepada dunia terutama dalam pengurangan emisi,” ujarnya. 

Di sisi lain, Airlangga menambahkan program B40 ini juga sesuai dengan program Presiden Prabowo Subianto. Hal itu terkait dengan asta cita terutama ketahanan pangan, kemandirian pangan, kemandirian energi, serta hilirisasi industri perkebunan dalam hal ini sawit.  

Selanjutnya: PPN 12% dan Tax Amnesty Jilid III Diterapkan, Berpotensi Merusak Reformasi Pajak

Menarik Dibaca: Cuaca Besok di Bali, Antisipasi Hujan Ringan di Denpasar Besok Siang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Bond Voyage Mastering Strategic Management for Business Development

[X]
×