kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Australia berkomitmen naikkan dana hibah


Jumat, 11 Maret 2011 / 18:32 WIB
ILUSTRASI. Seorang pria memakai masker berdiri di Stasiun Shinagawa, Tokyo, Jepang, 28 Februari 2020.


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Armida Alisjahbana mengatakan, pemerintah Australia berkomitmen memperbesar dana hibah bagi Indonesia. Menurut Armida, Australia akan menambah dana hibah dua kali lipat dari sekarang.

Saat ini, bantuan pemerintah Australia mencapai sekitar A$ 2,5 miliar untuk lima tahun. Setiap tahunnya sebesar A$ 500 juta.

Cuma, Armida mengatakan, niat Australia masih sebatas komitmen. Dia belum tahu kapan pastinya Australia akan meningkatkan hibahnya tersebut.

Yang pasti, Armida mengatakan, peningkatan bantuan tersebut tidak sekarang. Penyebabnya, karena Australia sedang menghadapi musibah banjir.

Armida menyebutkan, hibah tersebut merupakan bentuk kerjasama pembangunan yang selama ini dijalankan dengan pemerintah Indonesia. Kerjasama antarkedua negara meliputi bidang pendidikan, infrastruktur, perubahan iklim (climate change), kesehatan, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) untuk perencanaan dan pengganggaran. “Kami koordinasikan, supaya kerjasama itu sesuai dengan prioritas pembangunan,” katanya.

Ia mengatakan, dana hibah tersebut akan dipergunakan untuk berbagai bidang yakni peningkatan kualitas pendidikan 9 tahun dan pengembangan kualitas perguruan tinggi, percepatan pembangunan infrastrktur jalan dan jembatan di wilayah timur Indonesia, perubahan iklim (climate change) di Kalimantan dan Jambi, kesehatan, serta pengembangan SDM. Namun, ia tak memaparkan berapa besar masing-masing alokasinya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×