kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Atut serahkan mandat lantik walikota ke presiden


Jumat, 20 Desember 2013 / 21:30 WIB
Jusuf Irianto, Guru Besar Administrasi Publik FISIP Universitas Airlangga


Reporter: Dikky Setiawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Muhadi mengatakan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah telah menandatangani surat permohonan pengembalian mandat melantik Kepala Daerah yang dilakukan Gubernur terkait dengan pelantikan Wali Kota Serang dan Bupati Lebak.

"Beliau sudah menandatangani surat mandat tersebut, nanti akan dibawa dan diserahkan ke menteri dalam negeri," ujar Muhadi.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Dalam Negeri bidang Politik dan Hukum Donny Moelek menjelaskan, bahwa aturan yang berlaku menyebutkan pelantikan kepala daerah apakah itu bupati, wali kota, melekat secara atributif kepada gubernur.

Dalam hal Gubernur berhalangan, kewenangan atributif itu harus dikembalikan ke presiden dulu karena Gubernur melantik atas nama presiden.

"Nanti tergantung presiden akan menyerahkan kepada siapa, nanti kita lihatlah," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi tindakan cepat yang dilakukan Pemerintah Provinsi Banten yang telah berkoordinasi dan membereskan surat pengembalian mandat.

"Pak Sekda sudah koordinasi dengan Gubernur, alhamdulillah beliau menandatangi dan mengembalikan mandat kepada presiden. Nanti akan dikoordinasikan lagi antara presiden dan mendagri," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×