kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.023.000   -45.000   -1,47%
  • USD/IDR 16.823   -17,00   -0,10%
  • IDX 8.322   41,40   0,50%
  • KOMPAS100 1.169   5,71   0,49%
  • LQ45 843   5,44   0,65%
  • ISSI 297   2,30   0,78%
  • IDX30 446   4,50   1,02%
  • IDXHIDIV20 535   5,84   1,10%
  • IDX80 130   0,54   0,41%
  • IDXV30 146   2,84   1,99%
  • IDXQ30 144   1,31   0,92%

Arab Saudi pulangkan 55 WNI bermasalah


Rabu, 04 Mei 2011 / 10:08 WIB
Arab Saudi pulangkan 55 WNI bermasalah
ILUSTRASI. Palladium, proyek rahasia Tesla terbaru untuk Model S dan Model X. REUTERS/Stephen Lam 


Reporter: Dwi Nur Oktaviani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Gelombang kedua pemulangan warga negara Indonesia yang bermasalah di Arab Saudi akan tiba, Rabu (4/5). Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar akan menyambut kedatangan 55 orang WNI yang bandel tersebut.

Sebelumnya, Patrialis telah menjelaskan pemerintah Arab Saudi telah bersedia membebaskan 316 WNI yang terlilit masalah. Para WNI tersebut telah melakukan pencurian, perampokan, dan pemerkosaan.

Pemulangan WNI ini ditanggung oleh Pemerintah Arab Saudi. Pada gelombang pertama, 14 WNI tiba pada Senin (2/5) lalu.

Kepala Biro Human dan KLN Martua Batubara menyatakan, pemerintah akan terus memulangan 247 orang WNI lainnya. "Tahap selanjutnya akan terus diupayakan oleh Menteri Hukum dan Ham dengan dukungan dan biaya pemerintah Arab Saudi," ujar Martua dalam rilis yang diterima KONTAN, (4/5).

Pemulangan WNI yang ditahan di Arab Saudi merupakan hasil pembicaraan Menteri Hukum HAM dengan Menteri Kehakiman Arab Saudi, Menteri Dalam Negeri Arab Saudi dan Komnas HAM Arab Saudi. "Pemerintah Arab Saudi memutuskan untuk membebaskan 316 orang, kecuali yang divonis hukuman mati," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×