kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Aparat KKP akui mendapat perlakuan buruk dari Malaysia


Selasa, 24 Agustus 2010 / 15:42 WIB
Aparat KKP akui mendapat perlakuan buruk dari Malaysia


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Edy Can

JAKARTA. Tiga petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang ditangkap Polis Diraja Malaysia mengaku mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan. Mereka diperlakukan seperti penjahat padahal ketika ditangkap sudah mengaku petugas resmi.

Salah satu petugas KKP, Seivo Grevo Wewengkang, bercerita mereka harus memakai celana pendek saat berada dalam tahanan. "Dompet dan handphone disita. Saat kami keluar dari tahanan, kami disuruh pakai baju tahanan," ujarnya dalam rapat dengan Komisi I DPR, Selasa (24/8).

Ketiganya dipanggil oleh Komisi I DPR untuk menjelaskan kronologis penangkapannya.

Namun, ketiga petugas ini menyatakan selama ditahan di Malaysia tidak merasakan ada kekerasan fisik. Kalaupun ada luka di tubuhnya, karena pada saat proses penangkapan di laut itu gelap. Sehingga, kepala terbentur dengan kapal Malaysia. "Tidak dipukuli. Ini murni kecelakaan," kata Asriadi, petugas KKP lainnya.

Ketiga petugas KKP ini ditahan pada 13 Agustus lalu. Penahanan terjadi ketika ketiganya sedang menangkap tujuh nelayan Malaysia yang mencuri ikan di perairan di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×