kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Antasari Keberatan Keterangan Chandra


Selasa, 01 Desember 2009 / 13:04 WIB


Reporter: Epung Saepudin | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Ada keterangan yang berbeda antara Antasari Azhar dan Chandra M. Hamzah. Chandra mengaku memberikan izin penyadapan karena keinginan Antasari, tapi Antasari justru mengatakan dirinya tidak secara tegas meminta dilakukan penyadapan. "Karena masalah teknis penyadapan yang kami minta hanya deteksi ke handphone saya. Saya tidak sampaikan spesifik penyadapan," kilah Antasari ketika diberi waktu memberikan tanggapan kesaksian Chandra, Selasa (1/12).

Antasari mengatakan, itu karena selama proses penyadapan yang dilakukan dirinya tidak pernah mendapatkan transkrip hasil penyadapan. "Ada sedikit keberatan dan pertanyaan. Karena hasilnya memang berupa chart, saya tidak pernah menerima transkrip penyadapan," katanya.

Menanggapi pernyataan Antasari, Chandra kembali menegaskan bahwa permintaan penyadapan disampaikan ke Direktur Penyelidikan Budi Ibrahim dan dirinya hanya menandatangani. "Saya tetap pada keterangan saya. Saya katakan ke Pak Budi, sampaikan ke Pak Antasari, (hasil sadapan) tidak bunyi," tegas Chandra.

Meski memberikan keterangan yang berbeda, usai sidang kedua pimpinan KPK tersebut kemudian menyempatkan berangkulan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×