CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Anggota DPR minta program renumerasi Polri dievaluasi


Senin, 09 Januari 2012 / 15:28 WIB
ILUSTRASI. Aplikasi Signal tambahkan beberapa fitur baru mirip WhatsApp, apa saja?


Reporter: Eka Saputra | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Anggota Komisi II Abdul Malik Haramain meminta pemerintah segera melakukan evaluasi program renumerasi unit kepolisian yang belakangan sering mendapat sorotan terkait dengan tindak kekerasan.

Selain mengusulkan evaluasi renumerasi, Abdul juga meminta Menpan (Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara) merubah pola pikir dari kepolisian agar tidak salah kaprah menjalankan tugasnya. "Kesalahan terbesar Menpan adalah remunerasi tidak disertai pengawasan internal," kata Abdul Malik di gedung DPR, Senin (9/1).

Abdul berharap Menpan bisa secara kritis melakukan evaluasi di tubuh Polri tersebut, agar program renumerasi tidak berjalan sia-sia. Menurutnya, saat ini merupakan momentum paling tepat mengatur kembali institusi kepolisian. Abdul mengusulkan, agar kepolisian berada dibawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), sebab polisi adalah penegak hukum dan penata ketertiban yang harusnya berpenampilan sipil, bukan berpenampilan militer.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×